Saingi Medsos dengan NTB Care

"Medsos menjadi  kompetitor pemerintah saat ini untuk kanalisasi pengaduan, pemerintah ingin menyaingi medsos sehingga ada kanalisasi dan masyarakat tidak liar untuk melakukan pengaduan atau curhat di medsos" tutur Wakil Ombudsman RI Lely Pelitasari Soebekty dalam Workshop Pelaksanaan Pendampingan Unit Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Di Pemerintah Daerah Provinsi NTB, Kamis (02/05).


Menurut Lely berbagai cara dapat dilakukan untuk membuat sebuah media atau saluran yang dapat diakses oleh masyarakat, namun yang sulit adalah mengaktifkan dan menjadikan komitmen bersama. 

Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah menjelaskan mengenai keterbukaan publik yang memiliki kunci pada kepala daerah maupun stakeholder yang terkait, dalam hal menerima informasi, aduan, masukan dan komentar serta menerima itu semua sebagai sesuatu yang bukan mengancam justru sebagai bagian yang terpenting untuk membangun NTB.


"Jangan pernah takut menerima masukan, jangan takut untuk mendengar, insya allah tidak ada yang sulit yang membuat semua sulit adalah kita tak mendengar aduan dan sebagainya" jelasnya. 

Wagub juga menjelaskan bahwa di NTB sudah ada sebuah aplikasi yang berada pada tengah masyarakat sebagai media untuk masyarakat memberikan masukan, aduan dan sebagainya. 

"Harus ada tempat masyarakat tidak ada beban untuk ngomong, curhat, mengadu, menyampaiakn semua sudah ada kanalnya sehingga itulah kita launching NTB Care " tuturnya.(ely - tim media)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru