Nama Jalan Di Ibukota Kabupaten Bima Ditetapkan

(KM.Sarangge )Penataan ibu kota Kabupaten Bima mulai dilakukan dan salah satunya dengan menetapkan pemberian nama terhadap 11 ruas jalan di ibukota Kabupaten Bima dan sekitarnya. Sebelas nama jalan tersebut terdiri dari 3 ruas jalan negara, 1 ruas jalan Provinsi dan 7 ruas jalan kabupaten. Penetapan pemberian nama jalan tersebut dilakukan oleh Tim dari Dinas PUPR, Perhubungan, Bagian Hukum serta Bagian OPA Setda kabupaten Bima. Tim penetapan nama Jalan telah berkoordinasi dengan PU Provinsi dan Unit Pemeliharan Jalan Negara( PJN).Hasil kerja tim kemudian ditetapkan dengan SK Bupati Bima nomor 188.45/290/03.7 Tahun 2019 tanggal 18 Pebruari 2019.

Tiga ruas jalan negara yang ditetapkan namanya adalah Ruas Batas Kota Bima menuju Cabang Talabiu sepanjang 22 Km diberinama Jalan Sultan Muhammad Salahuddin. Ruas jalan negara dari perbatasan Woha- Bolo yang melintas depan kantor Bupati Bima hingga Cabang Talabiu sepanjang 7.8 Km diberi nama Jalan Soekarno-Hatta. Khusus Kantor Bupati Bima adalah Jalan Soekarno-Hatta No 01 Woha Bima. Sedangkan alamat Kantor Kantor di kompleks Kantor Bupati Bima adalah Jalan Soekarno-Hatta Kompleks kantor Bupati Bima. Ruas Jalan negara di jalan Baru panda hingga cabang Kalaki sepanjang 2.5 Km diberi nama Jalan Syekh Abdul Gani Bima.

Ruas jalan Provinsi dari cabang Talabiu hingga Jembatan Tente sepanjang 3.67 Km yang telah diberi nama melalui SK Gubernur NTB dengan nama Jalan Buya Hamka ditetapkan kembali oleh Bupati Bima dengan nama Jalan Buya Hamka. Tujuh jalan Kabupaten yang berada di sekitar Ibukota Kabupaten Bima adalah Ruas jalan Tente -Godo dari jembatan Tente menuju Cabang Godo sepanjang 4.82 km diberi nama Jalan Jenderal Sudirman. Ruas jalan Talabiu- Dore sepanjang 3.02 Km diberi nama Jalan Sultan Ferry Zulkarnain.

 Ruas Jalan Simpang Belo- Nata mulai dari cabang Uma Me 'e sampai Gapura desa Nata sepanjang 6.77 Km diberi nama Jalan Syekh Subuh. Ruas Jalan Nata- Cenggu dari gapura desa Nata hingga desa Cenggu sepanjang 9.29 diberi nama Jalan TGH. Abdurrahman Idris. Ruas Jalan Teke-Ntonggu dari batas desa Teke menuju desa Ntonggu sepanjang 5.28 Km diberi nama Jalan Sultan Abdul Hamid. Ruas Jalan Tente-Ncera dari Jembatan Tente menuju Ncera sepanjang 10.9 Km diberi nama Jalan Sultan Alauddin.

 Ruas jalan Panda- Palibelo (Doro Belo) dari Polres Panda hingga cabang tiga arah Bandara Sultan Muhammad Salahuddin sepanjang 2.86 Km diberi nama Jalan Sultan Abdul Kahir. SK penetapan Nama jalan akan disebarluaskan kepada Lembaga Pemerintah hingga ke pemerintah pusat, lembaga non pemerintah, Unsur Forkompida, BUMN dan BUMD, Pemerintah Kecamatan dan desa, organisasi Sosial kemasyarakatan, organisasi Politik, Sekolah dan Kampus, kalangan media massa dan elemen masyarakat lainnya agar diketahui secara luas.(alan)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru