Kemenpar RI Dukung Even Nasional di NTB

Untuk mendukung kemajuan bidang pariwisata di Provinsi NTB, Kementerian Pariwisata RI berkomitmen, mengawal semua kegiatan yang berscala Nasional sesuai Calender of Event Nasional 2019.


Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Esthy Reko Astuti mengaku pihaknya mendukung Festival Pesona Bau Nyale untuk masuk menjadi bagian dari Calender of Event Nasional.

“Kemenpar juga mengawal langsung pelaksanaan festival untuk memastikan gelaran tahunan itu berjalan dengan lancar,” kata Esthy Reko Astuti saat hadir di Festival Pesona Bau Nyale, Minggu (25/2) di Lombok Tengah, NTB.

Kegiatan seperti Festival Pesona Bau Nyale dapat mendorong mengembangkan destinasi NTB, apalagi ada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Mandalika. “Tentunya ini mendatangkan lebih banyak wisatawan, sehingga dampak ekonominya terasa langsung bagi masyarakat,” jelas Esthy Reko Astuti saat memberikan sambutan.

"Kemenpar pernah melakukan survei terhadap dua event, di Bali dan Banyuwangi. Ternyata event yang rutin terlaksana memiliki dampak ekonomi langsung bisa sampai 50 persen bagi event yang sudah digelar puluhan kali,” ujar Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata Kemenpar RI.

Menurut Esthy yang juga Ketua Pelaksana Top 100 Calender of Event Nasional itu, event di Banyuwangi yang sudah 10 kali digelar dampak langsung ekonominya terus meningkat dari tahun ke tahun kontribusinya kepada perekonomian setempat.


“Yang kita amati Festival Bau Nyale memiliki rangkaian panjang dengan berbagai atraksi. Dampak langsung dan tidak langsung pasti. Terlebih dari segi promosi," ujarnya.

Legenda putri yang menceburkan diri ke laut dan menjelma menjadi cacing panjang berwarna-warni menjadi kisah imajinasi dan inspirasi bagi pelaksanaan Festival Pesona Bau Nyale yang diharapkan menarik minat wisatawan untuk datang ke Lombok.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) NTB Sitti Rohmi Djalilah saat puncak acara Festival Pesona Bau Nyale, di Lombok, Minggu, (24/2/2019) mengatakan, cerita Putri Mandalika memiliki inspirasi yang imajinatif yang diambil dari seorang putri yang mengorbankan dirinya demi menjaga kedamaian di bumi Lombok.

“DI NTB memiliki potensi pariwisata sangat besar baik dari sisi alam, adat budaya, hingga cerita masyarakat di dalamnya,” Kata Wagub NTB. (Edy-Tim Media DIskominfotik NTB)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru