NTB Care Menjembatani Komunikasi Publik


Aspirasi dan pengaduan masyarakat yang disampaikan langsung selama ini, tidak direspon baik oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD)."Mungkin lupa atau banyak pekerjaan lain," ungkap H Nursiah, S. Sos., M. Si Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Tengah.

Hal itu dikatakannya saat pembukaan kegiatan Pelatihan Admin Sistem dan OPD Aplikasi NTB Care, Lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Senin (28/1) di Praya.

Untuk itu, Sekda H. Nursiah, mengapresiasi dan menyambut baik program Pemprov NTB yang di inisiasi Dinas Kominfotik NTB dalam memperbaiki pelayanan publik.

Menurut Sekda, Program aplikasi NTB Care dapat mempebaiki komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. "Program ini mampu menjembatani komunikasi masyarakat dengan pemerintah," kata Sekda.

Dengan adanya NTB Care, OPD atau pemerintah harus mampu merespon dengan cepat semua laporan dan informasi yang disampaikan. Dinas Kominfo harus maksimal dalam menfasilitasi OPD lain dan masyarakat dalam mensosialisasikan informasi pemerintah untuk memperbaiki pelayanan.


"Informasi dan standar pelayanan pemerintah belum tentu diketahui semua oleh publik, Dinas Kominfo melayani dan menfasilitasi agar diketahui publik.," jelas Achmad Fairuz Abadi, Sekretaris Dinas Kominfotik yang hadir mewakili Kepala Dinas Kominfotik NTB didepan kepala OPD lingkup Kabupaten Lombok Tengah.

Sekda Nursiah mencontoh soal BPJS. Banyak masyarakat kita awam tentang mekanisme dan aturan mengurus BPJS, sehingga ketidaktahuan ini dicurahkan lewat media sosial. "Nah kasus seperti ini harus lebih maksimal dipublikasikan agar masyarakat mengetahui tentang NTB Care yang berisi informasi dan konten untuk menyampaikan pengaduan," harap Sekda Loteng kepada Admin Sistem se OPD Loteng.

Program NTB Care ini memangkas birokrasi ntuk memperkuat sistem komunikasi publik bersama masyarakat NTB. (Edy)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru