Maksimalkan Pemberdayaan Desa Melalui Bursa Inovasi Desa

Sumbawa Barat. Diskominfo - Bursa Inovasi Desa merupakan sebuah kegiatan penggerak pengembangan, pemanfaatan pengetahuan dan keterampilan baik secara individu maupun kelompok. Inovasi desa akan menciptakan dan memperbaiki sebuah produk baik dalam bentuk barang atau jasa yang dapat memberikan nilai tambah kepada sebuah desa dalam bidang infrastruktur, sumberdaya manusia, ekonomi dan sosial budaya. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa(DPMDes) KSB Drs. Mulyadi pada acara Bursa Inovasi Desa di Gedung Graha Bukit Bintang Taliwang - KSB, (7-11).

Dalam kesempatan ini juga Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin, ST mengajak para Kades yang terpilih untuk lebih memaksimalkan dana desa yang jumlahnya milyaran rupiah yang ada di Desa, sehingga semua desa mampu menggerakkan dan memberdayakan desa masing-masing. "Hingga saat ini belum ada desa yg mampu menggerakan dan memberdayakan desanya lebih maju lagi". Katanya.

Fud Syaifuddin mengajak dan mengingatkan kepada seluruh kepala Desa untuk menggunakan secara maksimal dana desa yang besarnya sekitar Rp. 2 Milyar tersebut. "Kepada seluruh kepala Desa yang terpilih untuk melihat, memahami, mengontrol, dan mengatur anggaran di masing-masing desa nya." Tegas Fud Syaifuddin.

Sementara itu ditempat yang berbeda, Koordinator Penyedia Peningkatan Kapasitas Tekhnis Desa, M. Putra Sahban mengatakan potensi dan produk desa di KSB sangat banyak dan bervariasi, tetapi masih kurang dalam penyediaan bahan baku sehingga para UKM kesulitan memproduksi produk-produk unggulan. Seperti yang dihadapi oleh UKM di Desa Seran Kecamatan Seteluk yang memiliki produk Manisan yang terbuat dari tomat dan Keripik Melon, sama halnya dengan Desa Sekongkang Bawah yang kekurangan dalam mendapatkan bahan baku lidah buaya, begitu juga desa-desa lainnya yang sangat ingin berinovasi.

Sahban memaparkan, jika di KSB bisa menyediakan bahan baku yang sesuai dengan kebutuhan UKM maka produk inovasi desa akan bisa dijual lebih banyak sehingga akan mendongkrak ekonomi masyarakat. "Jika bahan baku di KSB sudah cukup, maka UKM di setiap desa di KSB akan hidup dan berinovasi, sehingga tidak menutup kemungkinan produk-produknya nanti akan menyasar pasar nasional, dalam hal ini kami akan membantu memasarkan melalui toko oleh-oleh dan melalui media sosial." Ucap Putra Sahban.




Putra Sahban berharap kepada seluruh kepala desa untuk mendongkrak semangat masyarakat sehingga UKM di desa bisa lebih hidup dan akan lebih meningkatkan produk-produk yang dimiliki desa, namun dengan cara memperhatikan kualitas dari produk tersebut.(Feryal/Fitri/Tifa)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru