Ada 2.454 Unit Rumah Yang Siap Dibangun Kembali

Markas Komando Satuan Tugas Gabungan Terpadu ( Kogasgabpad ) Penanganan Darurat Bencana Gempa Lombok-Sumbawa, hingga Kamis (6/9) terus memperbaharui progres perkembangang penanganan Bersama Bangun kembali Lombok-Sumbawa.

Menurut Assisten Operasi  
Kogasgabpad, Kolonel Inf. Hengki Yuda Setiawan, bahwa Informasi terbaru yang di rillis di Markas Komando Kogasgabpad, pada hari Rabu (5/9), bahwa dalam 149.706 total rumah yang rusak. Jumlah jiwa penduduk yang mengungsi 396.032. Sedangkan yang meninggal dunia sebanyak 560 jiwa.

Dari total 149.706 rumah rusak, yang telah diverifikadi PUPR (data 2/9) total 28.371 unit. Sedangkan 5.796 unit dan 159 fasilitas sosial selesai di bongkar per (5/9). Bangunan yang siap dibangun kembali ada 2.454 unit rumah dari total 28.371 unit.

"Setiap hari data akan berubah, terutama terkait dengan bangunan yang sedang dibongkar dan di verifikasi untuk di bangun rumah tahan gempa," jelas Hengky.

Selain laporan rutin dari Kementerian dan lembaga serta dinas-dinas terkait yang bertanggungjawab mengkoordinir bidang-bidang dalam struktur system komando penanganan daturat bencana gempa Lombok-Sumbawa Provinsi NTB 2018, terdapat 376 ormas dengan kekuatan total 3.436 orang.

"Data-data tersebut merupakan data yang didapatkan dari kementerian, lembaga, dinas terkait dan organisasi relawan yang melaporkan di lapangan," ungkap Hengky.

Diakhir penyataan saat wawancara di Lanud ZAM, Assisten Operasi  
Kogasgabpad, Kolonel Inf. Hengki Yuda Setiawan mengajak seluruh pihak untuk bekerjasama membangun kembali Lombok. ( Edy-Tim Media Diskominfotik NTB).

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru