Bupati KLU Paparkan Hasil Capian Program

Bupati Kabuapten Lombok Utara (KLU) memaparkan beberapa program dan hasil capian selama memimpin, saat Peringatan Hari Keluarga Nasional XXV Tingkat Provinsi NTB Tahun 2018, Sabtu (21/7), di Lapangan Tioq Tata Tunak Tanjung Kabupaten Lombok Utara.

Bupati KLU Dr. H. Najmul Ahyar, SH. MH. memaparkan bahwa, capian dalam memberikan pelayanan optimal bagi warga Bumi Tioq Tata Tunaq. Keberhasilan dalam membangun KLU tentunya karena adanya hubungan seluruh elemen masyarakat serta aparatur pemerintah guna menyerap aspirasi dalam menjalankan program pembangunan.

“Dalam dua tahun lebih kepemimpinan kami dan saat ini KLU telah memasuki satu Dasawarsa. Mengalami perubahan. Baik dari aspek pemerintahan dan pelayanan langsung kepada masyarakat. Namun semu itu perlu dibenahi agar masa mendatang semakin lebih baik lagi. Sehingga target pemerintah KLU sebagai daerah kunjungan wisata terbesar tahun 2018 dapat terwujud,”jelas Najmul Ahyar

Pembangunan sarana  infrastruktur yang berhubungan langsung dan dapat dinikmati oleh masyarakat terus dilakukan. Akses menuju destinasi wisata, pembenahan area destinasi wisata, mulai 3 Gili maupun destinasi wisata lainnya bahkan sampai ke pelosok desa juga mulai ditata secara bertahap. Ini dilkasanakan untuk menggali kekhasan wisata di masing-masing desa di KLU.

Pada bidang pendidikan, Program Saber D.O (Sapu Bersih Drop Out) terus kita gemarkan ke berbagai lapisan masyarakat dengan memberi penyadaran betapa pentinnya peran pendidikan dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berbagai upaya ditempuh dalam menanggulanginya. Guna menempuh strategi yang tepat untuk mengurangi bahkan menuntaskan masalah Drop Out.

Perencanaan pembangunan aspek pendidikan mengacu pada hasil sensus Roadmap pelaksanaan SPM pendidikan dasar pada tahun 2017. “Kami juga mendorong pendirian setiap PAUD disetiap dusun untuk mencapai Standar Pelayanan Minimal. Kita juga telah menandatangani MoU kerjasama bidang pendidikan dengan IKIM ( Institute  Kemahiran Industri Malaysia) untuk jenjang pendidikan Diploma III,” ungkapnya.

Pada bidang kesehatan, pelayanan dasar terus ditingkatkan baik kualitas pelayanan, sarana dan prasarana, ketersediaan infrastruktur guna mendukung pendekatan layanan kesehatan. Program satu dokter satu desa, telah di upayakan pemenuhannya sehingga semua lapisan masyarakat merasakan manfaat nyata dari program tersebut. Demikian juga dengan program satu ambulans satu desa, pada Medio 2018 ini mencapai 19 unit.

“Kami meluncurkan program puskesmas ramah anak, disamping meningkatkan kapasitas kelembagaan, guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hingga awal Juli 2018, kita memiliki fasiltas kesehatan terdiri dari Pustu 30 unit, Poskesdes atau Polindes 49 unit. Puskesmas 8 unit, dan 1 unit RSUD,” kata Bupati yang baru menjabat sejak 2006 ini.

Pemerintah KLU juga mendaftarkan masyarakat dalam program kepesertaan BPJS secara kolektif terdiri dari dana pusat sebanyak 145.008 orang dana provinsi sebanyak 1.828 orang dan dana Kabupaten sebanyak 47.226 orang ke sejumlah regulasi. sejumlah regulasi bidang kesehatan pun telah diterbitkan misalnya Perda kawasan tanpa rokok Perda Tarif Kesehatan, Perbup Dokter desa, instruksi Bupati Gerakan Masyarakat Sehat (Germas).

“Selain itu kita juga telah menginisiasi program Saber Gebuk (Sapu Bersih dan Gerakan Entaskan Gizi Buruk) termasuk program pertama di NTB. Di samping Genta dan Debest. Atas penerbitan Perda KTR dan KTM ini Kementerian Kesehatan mengapresiasi kita dengan memberikan penghargaan Pastika Parahita. Hal lain dari sasaran strategi pemerintah Kabupaten Lombok Utara,” jelas  H. Najmul Ahyar.

Untuk mengurangi angka kemiskinan adalah ketersediaan infrastruktur jalan dalam kondisi mantap sebagai akses yang menunjang urat nadi perekonomian masyarakat. Target Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dalam 5 tahun kedepan jalan kabupaten yang panjangnya lebih kurang 400 KM sudah dalam kondisi mantap. Sehingga berdampak meningkatkan perekonomian masyarakat.

Telah dilaksanakan pengadaan akte kelahiran 100% bagi anak-anak sekolah maupun anak baru lahir yang proses pelayanannya terintegrasi di Rumah Sakit Umum Daerah selain itu juga telah dilaksanakan penerbitan kartu identitas anak guna memenuhi hak hukum anak atas legalitas yustisi bagi anak usia 0 tahun sampai dengan 17 tahun pada aspek infrastruktur Perumahan telah dilaksanakan program RTLH dan menggerakkan program Jumat Bedah Rumah (JUBAH) bekerja sama dengan BAZNAS Lombok Utara yang rutin dilaksanakan setiap minggu pada hari Jumat .

Pada tahun 2017 jumlah rumah tidak layak huni yang telah dibangun melalui program jumlah sebanyak 59 unit dan hingga bulan Juli 2018 ini berjumlah 49 unit. Program ini merupakan komitmen kami guna meringankan beban masyarakat pra sejahtera yang tidak tercover dalam program RTLH.

Kami juga bekerjasama dengan Swasta, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat agar program bantuan rumah bagi masyarakat miskin dapat dilaksanakan di Kabupaten Lombok Utara sehingga diharapkan tidak ada lagi masyarakat miskin menempati rumah tidak layak huni dan derajat kehidupan mereka kian meningkat. (   )

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru