Sebaran Abu Vulkanik Mengarah Ke Lombok, Operasional Bil Kembali Ditutup

Sistem buka tutup kembali diberlakukan di otoritas penerbangan Bandar Lombok Inernasional Airport (LIA), Praya, Lombok Tengah. Setelah sebelumnya sempat dibuka, sejak Kamis mulai pukul 10. 35 Wita hingga pukul 24.00 wita operasional BIL kembali ditutup, karena erufsi Gunung Agung, masih aktif menyemburkan debu vulkaniknya. Pengambilan keputusan tersebut, setelah melalui rapat bersama sejumlah steakholder yang ada di aula PT Angkasa Pura, Kamis (30/11).

Alasan ditutupnya BIL setelah melihat situasi dan kondisi sebaran abu vulkanik Gunung Agung, kemudian memutuskan, bahwa operasional Lombok International Airport (LIA) kembali di tutup mulau pukul 10.37 samaktivitas penerbangan dari dan ke Lombok itu didasarkan pada

Notice To Airmen (Notamn) nomor B9033/17 tanggal 30 November 2017 dan alasan abu vulkanik Gunung Agung, Lombok International Airport ditutup sejak 30 November Pukul 10.30 Wita sampai dengan tanggal 1 Desember 2018 Pukul 00.00 Wita.

General Manager PT. Angkasa Pura I I Gusti Ngurah Ardita Kamis (30/11)  menerangkan,  dengan penutupan tersebut, semua operasional penerbangan baik datang dan berangkat dari dan ke Lombok International Airport – Praya dibatalkan sampai dengan ada pemberitahuan.

Ardita makin memberi penjelasan jika sebaran abu vulkanik Gunung Agung Bali perlahan mengarah ke Pulau Lombok sejak Kamis pagi. Ini berdasarkan monitoring radar BMKG Stasiun Bandara Internasional Lombok. Beberapa jam lalu, plotting sebaran abu vulkanik sudah mengarah ke Lombok, hanya berjarak 20 kilometer dari batas luar area abu vulkanik. Pada plotting berikutnya, abu vulkanik sudah masuk dalam area Bandara Lombok. (wardi)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru