Bandara Lia Ditutup, 884 Penumpang Ditunda Berangkat

Karena alasan membahayakan proses penerbangan, dampak dari letusan Gunung Agung, Bali, berdampak pada 884 penumpang ditunda keberangkatannya. Lombok International Airport (LIA) kembali menutup operasional sementara pada hari Kamis (30/11) pukul 10.35 Wita hingga pukul 00.00 Wita, akibat abu vulkanik Gunung Agung yang sudah mengarah ke Lombok.

GM PT Angkasa Pura LIA, I Gusti Ngurah Ardita, di Praya, Lombok tengah, Kamis (30/11) mengungkapkan,   jika hari sebelumnya Lombok International Airport pernah kita ditutup dua kali, pada tanggal 26 dan 27 November 2017. “Kita juga gunakan sistem buka tutup, tergantung dari kondisi,” kata GM PT Angkasa Pura LIA, I Gusti Ngurah Ardita.

Ardita menjelaskan, penutupan Lombok International Airport diputuskan setelah dilaksanakan rapat koordinasi dengan Otoritas Bandara Wilayah IV, Airnav Indonesia, Airlines, Ground Handling dan BMKG pagi tadi. Akibatnya banyak penumpang yang tertunda keberangkatannya. Dan untuk kedatangan sebanyak 33 flightdan keberangkatan sebanyak 36 flight.

Sementara jumlah flight yang berangkat Kamis pagi sebanyak empat flight dengan jumlah penumpang 345 orang sedangkan untuk kedatangan sebanyak lima flightdengan jumlah penumpang 539 orang.

Untuk itu PT Angkasa Pura LIA, mempersiapkan posko pelayanan terpadu yang berada di lobby terminal yang dapat dimanfaatkan oleh para penumpang yang dibatalkan penerbangannya.

Dikatakannya, bagi masyarakat atau penumpang yang ingin update informasi perkembangan kondisi Lombok International Airport bisa tersambung ke posko pelayan terpadu (0370) 6157000 ext. 888, Airport Customer Service (0370) 6157000 ext. 806, Media Center (0370) 6157000 ext. 651 atau dapat menghubungi call center PT. Angkasa Pura I (Persero) di nomor 172. (wardi)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru