Pers Diharapkan Mampu Berikan Pengabdian Terbaik Bagi Bangsa

Pers memiliki peran strategis dengan pemerintah untuk mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor. Oleh sebabnya, pers diharapkan untuk mampu mempromosikan berbagai sektor tersebut dan mengangkat potensi daerah yang disampaikan kepada masyarakat melalui media cetak dan elektronik.

Hal penting lainnya dari segi stabilitas keamanan dan ekonomi sosial agar jurnalis mampu memberikan kontrol, tentang pesan yang disampaikan kemasyarakat melalui pers.

Semua itu disampaikan oleh Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin SH.,M.Si dihadapan puluhan jurnalis yang berasal dari berbagai media lokal cetak dan elektronik pada saat membuka ''Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) NTB ke-III'' yang berlangsung di Ballroom Hotel Lombok Raya Sabtu, (18/11/17).

Musda yang mengusung tema ''Peran Media Konvergensi dan Media Konvensional dalam Pembangunan di Nusa Tenggara Barat'', akan melaksanakan standarisasi profesional kepada para jurnalis atas karyanya sehingga mampu dipertanggungjawabkan sesuai dengan kode etik dan UU ITE.

Wagub berharap melalui Musda yang digelar akan muncul ide dan gagasan strategis untuk memajukan bidang pers dan pertelevisian.

''Semoga kegiatan ini mampu menghasilkan banyak perubahan dan perbaikan di dunia jurnalis khususnya di NTB,'' terang pria kelahiran Sumbawa tersebut.

Kegiatan ini juga akan melaksanakan UKJ (Uji Kompetensi Jurnalis) selama dua hari kedepan yang baru pertama kali dilaksanakan di NTB.

Selain untuk memajukan bidang pers dan pertelevisian, H. Muh. Amin juga berpesan agar siaran-siaran edukatif untuk terus dapat ditayangkan yang memberikan wawasan dan informasi untuk masyarakat.

Acara ini juga dirangkai dengan seminar dan diskusi yang menghadirkan narasumber, Yudi Hendarayana selaku Ketua Umum IJTE Pusat, Yoseph Adi Prasetyo selaku Ketua Dewan Pers, Imam Wahyudi, Hardly Stefano selaku KPI Pusat, dan Ach. Fairuz Abadi dari Dinas Kominfotik NTB.

Wagub juga ingatkan para kepada awak media tersebut untuk terus menjaga nilai kebersamaan, nilai gotong royong, serta nilai luhur kebangsaan, menjadi porsi yang terus diberikan dalam rangka penyiaran agar bisa diterima sebagai keberagaman Indonesia di tengah dinamika pembangunan.

''Marilah kita berikan pengabdian terbaik bagi bangsa Indonesia,  di NTB pada khususnya,'' pungkasnya. (Aan_IKP)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru