Uma Aksara Galakan Gemar Membaca Anak Bangsa

KM LENGGE,- Bertekad Mencerdaskan kehidupan bangsa dengan cara sederhananya yaitu menampung dan mengumpulkan anak-anak di kampungnya untuk membaca, Nurfitriani dan teman-temannya memelopori dibentuknya Rumah Baca  atau UMA AKSARA (Umara) di Kampo Nae Kota Bima dan membuka cabang di Desa Nunggi Kecamatan Wera.

“Alhamdulillah berkat doa dan dukungan teman2 semua... kelas perdana- Bahasa Inggris khusus untuk anak2 di sekitar Uma Aksara telah dibuka, saya sangat berbahagia saat melihat keceriaan dan kobaran semangat dari sahabat Umara.... semoga hati kita selalu terikat pada kebaikan yach Sahabat Umara,”ucap Fitri saat bersama anak-anak SD dan sebagian SMP ini.

“Rumah Baca UMA AKSARA akhirnya bisa mebuka cabang di Wera Nunggi meski dengan sedikit koleksi buku yang kami punya, namun tekad untuk menggalakkan Gemar membaca dengan harapan suatu saat mereka akan menjadi generasi pecinta buku dan penggiat Literasi masa depan, kami memberanikan diri untuk terus melangkah dalam segala kekurangan dan keterbatasan yang ada”, Kata Fitri

“Di Rumah Baca atau Uma Aksara, kita bisa Bermain dan Belajar bersama generasi masa depan,” kata Kak Etry Maryani salahsatu pendiri dan pengelola Rumah Baca.

Kami berharap setelah hari ini akan banyak Sahabat Umara yang mau mendonasikan bukunya untuk anak2 yang sedang berbahagia dengan buku-buku yang menuntun imajinasi dan mimpi mereka kedepan.

Rumah Baca-Uma Aksara induknya ada di Kota Bima propinsi NTB Tepatnya di Kampung Na'e dan cabang yang baru di Buka itu ada Wera Nunggi Kabupaten Bima NTB.

Terlihat di laman Facebook Fitri Abubakar sedang beraktifitas bersama dengan anak-anak dan menerima buku-buku yang diberikan oleh donator.

“Launching Perdana Uma Aksara Nunggi (uma baca ndai) Alhamdulillah ini muridnya semoga sabtu besok bertambah, kami berharap hal ini  menumbuhkan minat baca anak, bagi Bapak ibu yg mau menitipkan anaknya silahkan buka setiap hari kamis dan Sabtu jam 15.30 - 17.30
Kami butuh masukan dan support  Donatur buku-buku cerita anak dan buku pengetahuan lainnya,” Ujar Fitri dan Etry.  (Efan)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru