Hadapi Pilkada NTB, 98 Persen Warga Dompu Sudah Rekam E-KTP

DOMPU, Kampung Media - Kekhawatiran Pemerintah Provinsi NTB terhadap 573 ribu warga NTB yang terancam tidak akan memilki E-KTP dalam menghadapi Pemilihan Gubernur NTB pada tahun 2018 mendatang, nampaknya tidak akan berdampak pada Kabupaten Dompu. Pasalnya, saat ini, terdapat 145.70 ribu, atau sebesar 98 persen warga Dompu yang sudah melakukan perekaman E-KTP. Meski begitu, masih terdapat sebanyak 3.318 ribu warga yang belum merekam data. Jumlah tersebut, merupakan jumlah warga yang wajib memiliki E-KTP (148.388 ribu, red). Jumlah warga yang sudah merekam data, terdapat 118.630 ribu yang sudah dicetak. Sementara yang belum di cetak tapi sudah direkam, sebanyak 10.120 ribu. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Dompu, Hj. Nursyamsiah, mengungkapkan, bagi warga yang belum dicetak E-KTPnya, pihaknya akan memberikan Surat Keterangan Pengganti E-KTP atau Suket. Hal itu dilakukan, supaya warga yang sudah masuk sebagai pemilih agar bisa melakukan pemilihan. Kata dia,

Suket berbeda dengan domisili yang selama ini digunakan warga. Karena Suket bisa digunakan dalam berbagai hal, salah satunya untuk mengurus kartu BPJS. "Bagi yang wajib memiliki E-KTP yang jadi pemilih, insya allah akan dapat KTP dan kita juga akan disiapkan Suket. Tidak lagi menggunakan domisili, karena sudah ada Suket," ungkapnya pada wartawan, Senin (02/09/2017) pagi kemarin.

Dikatakannya, semua warga yang wajib memiliki E-KTP, perekaman data dipastikan rampung pada tahun 2017 ini dan sesuai dengan target Nasional. Ada beberapa upaya yang dilakukan disamping melakukan perekaman secara reguler seperti, sosialisasi pada setiap Kecamatan, mendorong langsung warga ketika mengurus dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran. "Kita sekarang disamping melakukan perekaman reguler, kita turun juga sosialisasi. Stategis saya, setiap orang tua yang urus Akta Kelahiran harus juga urus E-KTP nya. Karena sekarang tidak ada lagi istilah tentang KTP (Manual) seumur hidup," jelasnya. Dikatakannya lagi, tahun 2017 ini, pihaknya mendapatkan sebanyak 6 ribu Blangko KTP. Hanya saja, pengirimannya dilakukan secara secara bertahap. Akan tetapi tetap bisa mencetak E-KTP warga. "Insya allah kita mencetak dulu sesaui ada Blangko, karena kita mendapat blangko sudah ada 6 ribu. Kita upayakan yang sudah melakukan perekaman," ujarnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru