Pak Rudiantara Kunjungi Komunitas Kampung Media


Pak menteri pun tertawa mendengar muqaddimah kepala kampung media Fairuz Abadi, gaya bicaranya yang jenaka dan sarat makna selalu membuat para pendengarnya focus dan tak sabaran mendengarkan komentar lucunya, terbukti Menteri Kominfo Rudiantara tertawa lepas dengan sambutan kepala kampung.

Senin Kemarin 16/1/2017  Menteri Kominfo Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Barat agenda pertamanya di Universitas Mataram dalam rangka sosialisasi Undang-Undang ITE hasil revisi, sosialisasi dilaksanakan pagi sekitar jam sepuluh wita sampai jam satu siang, kemudian melanjutkan perjalanannya menuju Komunitas Kampung Media Padang Kemiri yang beralamat di lingkungan Lendang Lekong Kota Mataram.


Persiapan tengah dilakukan tiga hari sebelum acara, mulai dari membersihkan sampai merapikan lokasi yang akan dikunjungi pak menteri, waktu tiga hari terlalu singkat saya diberi waktu untuk persiapan ujar Suhaili Anggota Kampung Media Padang Kemiri namun terlihat dari suasana lokasi yang sederhana namun cukup rapi dan bersih halaman depan rumah Masron warga lendang lekong yang mana rumah ini juga dijadikan Sekertariat Komunitas Kampung Media Padang Kemiri.

Sebelum arahan Menteri Fairuz Abadi sebagai pemandu jalannya acara diskusi dengan perwakilan masing-masing Komunitas Kampung Media yang tersebar di Pulau Lombok terlebih dahulu memberikan waktu kepada perwakilan yang hadir untuk menyampaikan testimony pengaruh besar manfaat Kampung Media baik dalam mempromosikan pariwisata berbasis local, budaya dan potensi sumber daya alam yang mengakibatkan meningkatnya pada sector ekonomi.

Koordinator Kampung Media Padang Kemiri Abdul Satar memulai memberikan testimony, dalam penyampaiannya mengatakan seringnya menulis tentang potensi local diwilayahnya membuat orang selalu menelfonnya karena membutuhkan produk local yang ditulis dalam pemberitaannya di Kampung Media, salah satunya dia pernah menulis tentang jamur tiram setelah diposting banyak orang yang telfon dan ingin memesan jamur tiram tersebut, dirinya berfikir kenapa tidak saya yang usaha jamur tiram sehingga orang yang menelfon terus ke saya langsung saya bisa jual. Dan Alhamdulillah usaha jamur tiram saya sudah punya sekarang tambahnya. Ini berkat kampung media tutupnya.

Dilanjut dengan Azmi Koordinator Komunitas Kampung Media Bawak Nao Desa Sembalun Kabupaten Lombok Timur, dia bertutur saya adalah seorang poter (pengantar tamu wisata) naik gunung rinjani satu minggu itu bisa tiga kali naik gunung dengan ketinggian enam ribu meter lebih, namun hanya diberikan seratus tujuh puluh ribu, saya kebingungan bgaimana caranya untuk bisa jasa poter bisa naiklah sedikit ungkapnya, sambil tersenyum. Kemudian melanjutkan testimoninya akhirnya saya diperkenalkan Kampung Media oleh Kepala Kampung Pak Fairuz Abadi kemudia disana saya mulai belajar menulis, sampai bisa saya promosikan jasa poter untuk orang yang ingin mendaki gunung rinjani dan saya memberikan paket naik rinjani. Sekarang Alhamdulillah jasa poter naik sekarang menjadi dua ratus dua puluh lima. Disambut dengan tepuk tangan pak menteri diikuti riuh tepuk tangan audien yang hadir tanda apresiasi capaian baiknya.

Kemudia perwakilan dari Lombok tengah menyampaikan kebermanfaatan komunitas kampung media untuk mempromosikan wisata desa yang sekarang salah satu desa di Kabupaten Lombok Tengah terkenal dengan desa wisata, melalui kampung media, dia memberikan paket wisata desa. selain penduduk lokal yang kena imbas baiknya karena banyak pengunjung, pemerintah desa juga mendapatkan imbas berupa PADes dari wisata tersebut, tidak tanggung-tanggung penghasilan bersih untuk tahun 2015 sampai dua puluh empat juta, dan untuk 2016 sampe hari ini belum saya hitung tutupnya.

Dalam sesi penyampaian testimony dari masing-masing komunitas menteri kominfo hanya bisa termanggut-manggut tak jarang juga terselip tawa ketika ada hal yang lucu. Dalam arahannya Rudiantara menyampaikan sangat mengapresiasi komunitas kampung media karena sudah bisa mendobrak kebuntuan mulai dari sector ekonomi, budaya dan lainnya. Sesekali dalam testimony yang disampaikan oleh koordinator masing-masing komuntas terjadi dialog dengan maksud menyelami lebih jauh apa yang sekiranya bisa dibantu dan yang sesuai dengan tufoksi kominfo. Dengan tegas rudiantara selaku menkominfo menyampaikan ingin membantu kendala yang dihadapi yang sekiranya menghambat.

Lebih lanjut beliau menyampaikan apresiasinya dan akan memberikan pelatihan penguatan kapasitas terhadap Komunitas Kampung Media baik dalam pelatihan membuat aplikasi atau lainnya selama ada kaitannya dengan ITE kami siap memfasilitasi terangnya. Harapannya semoga Kampung Media bisa menularkan virus suksesnya kepada ribuan kampung yang lainnya,demikian itu ditulis diatas kertas segi empat yang disiapkan oleh panitia sebagai kenang-kenangan dari pak menteri. Komunitas Kampung Media juga memberikan cindera mata berupa buku yang berjudul Insprirasi Dari Kampung kumpulan kisah sukses para komunitas warga kampung yang dibubuhi dengan tanda tangan Kepala Kampung disampul buku.

Acara berlangsung sekitar dua jam lebih sebagai acara penutup warga Kampung Media mengabadikan kebersamaan dengan rudiantara dengan foto bersama. awalnya protokoler menkominfo menjadwalkan hanya lima belas menit saja untuk kunjungan tetapi cairnya suasana diskusi sehingga agenda kunjungan ke komunitas yang sama juga di Lombok Tengah dibatalkan karena sudah waktunya untuk kembali ke Jakarta dan rombongannya langsung menuju ke Bandara Internasional Lombok (BIL).

Masron mengaku merasa bangga sebagai tuan rumah karena rumahnya bisa dikunjungi oleh menteri, siapa dulu yang meletakkan batu pertama rumah bapak Tanya suhaimi warga kampung media asal kecamatan Kediri dengan nada serius karena peletakan batu pertama atau istilah sasaknya disebut bangar sangat penting dia pake doa apa dulu sehingga rumah side bisa didatangi oleh menteri, masron hanya bisa tersenyum dan tercipta tawa lepas setelah acara selesai. (Mustar)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru