Pelayanan Akta Kelahiran Sampai di Sekolah

Untuk mendukung Target pemerintah dalam melengkapi dokumen kependudukan masyarakat,utamnaya dalam kelengkapan Akta kelahiran pada anak dikabupaten Bima tahun 2016 ini.Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bima,melalui pimpinan Drs.Andi Sirajuddin AP.MM saat ini akan meningkatkan pelayanan pembuatan dokumen, Akta Kelahiran Anak Langsung ditempat sekolah.

Tekad ini menurutnya merupakan pola yang dimainkan di tahun 2016 ini, dengan harapan untuk lebih dekat lagi dengan masyarakat dalam urusan pembuatan segala dokumen kependudukan, "ini tehnik kita yang kami coba untuk merubah pola pelayananya alias pemberian pelayanan dengan sistem jemput bola,yang utama sasaranya dalam melayani pembuatan akta kelahiran anak, ini upaya kami untuk lebih dekat lagi dengan masyarakat dalam urusan pelayanan,"ujar Sirajuddin pada media ini baru-baru ini.

Lanjutnya, untuk mendukung program pelayanan lebih baik lagi itu,dirinya berharap adanya kerja sama yang baik dengan pihak sekolah, tentu saja kami siap turun lokasi apa bila pihak sekolah siap juga menyiapkan siswa/siswinya dan dapat mendata bagi murid tersebut yang belum memiliki Akta Kelahiran. ujarnya.

"Bila bagi sekolah sudah siap,silakan saja langsung bersurat ke kantor kami (Disdukcapil red) yang pastinya bila pihak sekolah memintanya kami siap langsung turun lokasi melakukan pembuatan,"tegasnya.

Menurutnya,dalam memberikan pelayanan yang mudah dan tidak merepotkan masyarakat merupakan tekadnya  dirinya, tidak saja itu lanjutnya, dalam proses pembuatanya juga tidak perlu makan waktu yang lama,"kalau sesuai aturanya dalam pembuatan dokumen kependudukan masyarakat bisa sampai 14 hari kerja, namun kali ini katanya lagi dirinya berjanji akan mempersingkat dalam urusan pembuatanya tersebut sampai 2-3 hari sudah jadi,"janjinya.

Dikatakanya,saat ini pihak pemerintah pusat sudah menargetkan dalam urusan kelengkapan pembuatan akta Kelahiran anak,paling tidak anak dalam suatu daerah dalam kepemilikan dokumen Akta Kelahiran tersebut adalah 77 porsen dari total anak yang ada..

Dikabupaten Bima sendiri sesuai data yang pihaknya miliki,masih banyak jumlah anak yang belum memiliki akta Kelahiran,dirinya mengakui, dari jumlah anak yang ada yaitu, sebanyak 173.147 anak yang baru memiliki dokumen Akta Kelahiran baru sebanyak 105.102 anak ditahun 2016. Yang artinya masih ada 8 porsen anak bima yang belum memilki  akta kelahiran tersebut,sembari mengatakan bahwa memang masih ada beberapa wilayah kecamata dikabupaten bima yang belum memilki Akta Kelahiran Anak.Pungkasnya.(Orysila) - 04
 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru