Giliran NGO Datangi KM Narmada

Setelah 30 Pejabat Pemprov DKI Jakarta mendatangi Kampung Media Narmada kini giliran dari NGO yang berkunjung untuk mencari tau apa itu Kampung Media, siapa yang menjalankan, serta manfaat Kampung Media terhadap warga khususnya dibidang penyampaian informasi dan pelayanan publik.

Selasa malam, tanggal 2 September 2014 bertempat di sekretariat KM Narmada kami menerima kedatangan Mbak Neny dan Mbak Prima sebuah organisasi kemitraan yang aktif memperjuangkan masyarakat dibidang pelayanan publik, kedatangan mereka didampingi oleh Kepala Kampung Media Bapak Fairuz Abu Macel dan diterima oleh beberapa orang dari KM Narmada.

Lebih dari satu jam forum kecil itu berdiskusi hangat sambil ditemani segelas kopi, banyak hal yang dibicarakan mulai dari saling bertukar informasi, pengalaman serta yang paling menarik adalah saat mereka menggali tentang peran Kampung Media terhadap Pelaksanaan Pelayanan Publik.

Ihromil Islam dari Kampung Media Lingsar membantu menampilkan Portal Kampung Media melalui LCD sehingga Mbak Neny dan Mbak Prima dengan mudah melihat aktifitas budaya menulis warga kampung media."Lha ini kan cityzen juournalism seperti kompasiana. wah bagus sekali semangat ini." Kata Mbak Prima.

Menurut Abu Macel selaku Kepala Kampung Media bahwa sejak Kampung Media berubah menjadi Portal terbuka dan semua orang bisa menulis dan mengaksesnya maka tingkat partisifasi warga kampung sebutan untuk User Portal Kampung Media sangatlah tinggi, terbukti sampai bulan kedelapan sejak dilouncing 28 januari 2014 warga kampung yang bergabung sudah lebih dari 900 orang.

Kemudian lanjut Macel, diportal ada ruang pengaduan kampung yang berisikan semua pengaduan warga kampung diberbagai bidang seperti insfrastruktur, pendidikan dan bidang lain terhadap ketidak puasan warga kampung terhadap pelayanan publik yang diberikan pemerintah terhadap masyarakat.

Namun dari Kampung Media sangat menyayangkan minimnya respon para pejabat setingkat Kepala Dinas diPemprov NTB padahal Gubernur NTB TGH Zainul Majdi telah menginstruksikan para pejabat Pemprov saat ramah Tamah beberapa bulan lalu untuk aktif bergabung dan merespon pengaduan warga terhadap pelayanan yang dilakukan pemerintah Provinsi.

"Seharusnya pengaduan ini bisa direspon oleh pimpinan SKPD, mana yang belum dan manay yang sudah ditindaklanjutu akan kelihatan disini." Kata Mbak Neny bersemangat.

Dari ratusan pengaduan warga kampung tak satupun yang mendapat respon langsung dari para pemangku kebijakan, sedangkan menurut Satar anggota KM Narmada, beberapa bulan kemarin pihak Bappeda Kabupaten Lombok Barat pernah mengajak untuk bekerjasama yaitu dengan menjadikan ruang pengaduan kampung diportal Kampung Media khususnya pengaduan untuk Kabupaten Lombok Barat sebagai salah satu sarana pengaduan resmi yang akan dipakai Pemkab Lobar sebagai salah satu indikator penilaian terhadap keberhasilah program pemerintah Lobar khususnya dibidang pelayanan puiblik, namun MoU yang dijanjikan sampai sekarang belum juga terlaksana.

Mendengar penjelasan dari awal munculnya dan berbagai kegiatan yang dilakukan Kampung Media sebaga citizen jurnalisme Mbak Neny sangat tertarik dan mengaku kagum terhadap Program Kampung Media dan mereka berpendapat alangkah bagusnya jika komunitas Kampung Media ini bisa dikembangkan didaerah lain dengan konsep yang sama, mereka juga berkeinginan jika Kampung Media dilink dengan PPID sebagai salah satu acuan pelayanan publik disetiap daerah.

"Saya kagum dengan komunitas kampung media, semoga daerah lain bisa mencontohnya." kata Mbak Neny sambil menyeruput kopi hangat. Pertemuan itu diahiri dengan foto bersama di markas Kampung Media Narmada. [] -05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru