logoblog

Cari

Manajemen Isu, Lembaga Dapat Bersikap Proaktif

Manajemen Isu, Lembaga Dapat Bersikap Proaktif

Jogyakarta _Melalui Manajemen Isu atau Issues Management sebuah perusahaan atau organisasi akan dapat bersikap proaktif. Artinya, perusahaan atau organisasi tersebut tidak

Pelayanan Publik

H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
08 November, 2019 06:55:23
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 850 Kali

Jogyakarta _Melalui Manajemen Isu atau Issues Management sebuah perusahaan atau organisasi akan dapat bersikap proaktif. Artinya, perusahaan atau organisasi tersebut tidak sekadar bereaksi atas suatu kejadian, karena manajemen isu adalah kegiatan terencana yang bersifat analitis dan antisipatif. Melakukan identifikasi awal terhadap isu yang berpotensi merugikan institusi dan memberi tanggapan atas isu yang muncul untuk meminimalisir konsekuensi dari isu tersebut adalah dua hal manajemen isu terkait dengan kehumasan.

Disampaikan jurnalis Kompas TV Mercy Tirayoh sebagai Nara Sumber dengan materi “Manajemen Isu” dalam acara Bimbingan Teknis Jurnalistik dan Fotografer yang berlangsung di Hotel Novotel Jogyakarta diikuti Kasi Informasi PHU dan Humas dari Kementerian Agama Provinsi seluruh Indonesia selama 3 hari dari tanggal 7 sampai dengan 8 Nopember 2019. Menurut Mercy bahwa Manajemen Isu itu penting, karena manajemen isu dibutuhkan untuk mengelola banjir informasi disekitar kita dan untuk mengarahkan pemberitaan massa, “Manajemen isu tidak sama dengan memanipulasi media atau menyuap jurnalis, jika dilakukan dengan benar, manajemen isu yang efektif justru memberikan efek positif untuk nara sumber dan jurnalis”, jelas Mercy Tirayoh.

Sebagai pelaksana penyampaian informasi, lanjut Mercy Tirayoh, yang menjadi kunci keberhasilan adalah orang-orang humas harus mampu menguasai pesan, tau apa yang terjadi, siapa yang terlibat, mengapa itu terjadi, apa konteksnya, dan mengapa itu penting (Terkait dengan 5 W + 1 H), demikian juga tentang pemahaman proses komunikasi yang terjadi, siapa komunikatirnya, komunikan dan apa potensi yang muncul, serta bagaimana mengantisipasinya, paparnya.

 

Baca Juga :


Ketika jumlah pemberitaan pers mengalami peningkatan dengan kenaikan garis merah tersebut maka kita sudah harus bersiap-siap menghadapi krisis. Terlebih ketika pemberitaannya muncul secara terus menerus, maka grafiknya meningkat dengan terjal dan akan memuncak sampai diambilnya tindakan oleh pihak berwenang untuk meredakan suasana (Formal Constraints). Dengan adanya media sosial (medsos) situasinya menjadi semakin rumit akan tetapi prinsipnya sama meskipun rentang waktu pemberitaannya jauh lebih singkat. Jika pemberitaan di media cetak bilangannya adalah hari, maka di medsos proses bisa berkembang dalam hitungan jam bahkan menit.(miq-olah)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2020 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan