logoblog

Cari

Rencana DPIM Berinvestasi di NTB

Rencana DPIM Berinvestasi di NTB

Provinsi NTB memang sedang fokus untuk memberi nilai tambah pada hasil produksi masyarakat melalui konsep industrialisasi. Dengan hadirnya industri di dalam

Pelayanan Publik

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
10 September, 2019 16:16:37
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 391 Kali

Provinsi NTB memang sedang fokus untuk memberi nilai tambah pada hasil produksi masyarakat melalui konsep industrialisasi. Dengan hadirnya industri di dalam daerah, maka pengolahan bahan baku bisa dilakukan di sini dan bisa menjadi lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Zulkieflimansyah menyambut baik keseriusan para investor asal Malaysia untuk berinvestasi di NTB. Rencana untuk berinvestasi secara serius tersebut muncul saat dialog antara Gubernur NTB dengan Dewan Perdagangan Islam Malaysia (DPIM) di Ruang Rapat Utama (RRU), Kantor Gubernur NTB, Senin (9/9/2019).

Untuk memberi kemudahan bagi investor, Gubernur meminta Kepala OPD untuk membantu dan memfasilitasi jika ada potensi-potensi bisnis di NTB, misalnya dalam bidang farmasi. "Pimpinan OPD bisa menjembatani, untuk pembangunan pabrik farmasi, sehingga bahan baku akan lebih berkembang di NTB," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menjelaskan, kunjungan dari DPIM ini merupakan tindak lanjut dari kunjungannya ke Malaysia beberapa waktu lalu. Kini DPIM membalas kunjungan tersebut dengan membawa serta sejumlah investor dari Malaysia untuk berinvestasi di NTB.

Menurutnya, kedatangan DPIM bersama sejumlah investor, merupakan langkah kongkrit untuk berinvestasi di NTB di multisektor yang potensial. Ia menjelaskan bahwa cukup banyak peluang investasi di NTB, seperti di bidang farmasi, pengolahan sampah, pengolahan daging dan lain sebagainya.

Selain itu, Gubernur juga berharap, dengan banyaknya kesamaan antara Malaysia dan Indonesia, khususnya NTB, ke depan akan lebih banyak terbangun koneksi langsung antara Lombok-Malaysia. Karena dengan adanya direct flight antara dua daerah akan mampu meningkatkan angka kujungan wisata. Seperti yang terlihat di direct flight Lombok-Perth Australia telah mampu nenaikkan jumlah kunjungan turis Australia ke NTB menjadi 200 persen.

Sementara itu, Presiden DPIM, Datuk Sahar, berharap kedatangannya bersama para investor ke NTB untuk melihat langsung potensi-potensi bisnis yang bisa dikembangkan di Lombok dan Sumbawa. Ia meminta penjelasan kepada dinas dan lembaga terkait di NTB yang berhubungan dengan regulasi atau aturan-aturan berinvestasi di Indonesia, khususnya di NTB. Terutama masalah perpajakan, biaya masuk dan lain sebagainya.

 

Baca Juga :


Wakil Presiden DPIM, Datuk Rizal menambahkan, bahwa semua investor yang datang bersamanya memiliki keseriusan untuk berinvestasi di NTB dalam waktu dekat. Ia mengharapkan agar proses investasi dipercepat dengan memperpendek alur birokrasi. Kebijakan ini perlu dilahirkan agar dapat segera ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU antara Pemprov NTB dengan Malaysia.

Di hadapan semua Kepala OPD yang hadir, ia menjelaskan bahwa kedatangannya ke NTB untuk melihat langsung potensi investasi, termasuk melakukan pembicaraan dengan sejumlah pemilik hotel di kawasan Senggigi. “ Investor Malaysia siap menghidupkan kembali hotel-hotel yang sudah mati di kawasan Senggigi,” ujarnya.

Rombongan DPIM langsung diterima oleh Gubernur NTB, didampingi Wakil Gubernur, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah bersama Penjabat Sekda NTB, Dr. H. Iswandi,  dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.  (Humas NTB)

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan