logoblog

Cari

Para Pemberani Yang Bekerja Dengan Hati.

Para Pemberani Yang Bekerja Dengan Hati.

  Sumbawa Barat. Diskominfo - Kemiskinan yang bermuara kepada angka pengangguran tinggi, tingkat pendidikaan rendah, gaya hidup yang tidak sehat, hingga

Pelayanan Publik

Feryal Mukmin Pertama
Oleh Feryal Mukmin Pertama
23 Juni, 2019 10:52:50
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 1292 Kali

Sumbawa Barat. Diskominfo - Kemiskinan yang bermuara kepada angka pengangguran tinggi, tingkat pendidikaan rendah, gaya hidup yang tidak sehat, hingga berbagai persoalan sosial menjadi fenomena yang tidak bisa lepas dari sebuah daerah, apalagi Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) adalah daerah baru yang wajib  terus memberikan perhatian dan pembinaan kepada masyarakatnya menuju Kabupaten yang berperadaban fitrah sesuai dengan yang dicita-citakan.

Oleh karenanya berbagai upaya dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) KSB untuk mengatasi berbagai masalah yang timbul di masyarakat tersebut. Pemerintah Daerah berinisiatif menerapkan semangat kebersamaan gotong royong dalam menyelesaikan setiap permasalahan tersebut.

Semangat yang menjadi jiwa dan ciri khas rakyat Indonesia sejak dulu. Menindaklanjuti semangat kebersamaan dan gotong royong ini, pemerintah daerah mengeluarkan dasar hukum dalam pelaksanaannya yaitu Peraturan Daerah (Perda) Nomor: 3 Tahun 2016 tentang Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) dan diperkuat juga mengenai petunjuk pelaksanaannya yang telah diatur melalui Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 19 Tahun 2016.

Untuk mengawal Program tersebut dibentuklah Agen Gotong Royong disetiap wilayah yang lazimnya disebut Agen Peliuk. Agen Peliuk ini merupakan ujung tombak pemerintah daerah di masyarakat. Merekalah yang akan menjadi Agen Motivator, Agen Pemberdayaan, maupun Agen Perubahan yang berpartisipasi secara aktif mengawal PDPGR ini.

Mereka adalah pasukan khusus yang dibentuk untuk mengatasi sejumlah permasalahan KSB, seperti penyampaian aspirasi masyarakat melalui forum-forum khusus kepada Kepala Daerah, menjadi motor penggerak program-program Pemda, hingga mengatasi persoalan sosial yang kerap menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

Dengan gigih, para Agen ini bekerja dengan hati untuk masyarakat KSB. Harapannya, KSB bukan hanya daerah yang mampu membangun infrastruktur di wilayah ibukota kabupaten tetapi juga dapat meratakan pembangunan di daerah-daerah pedesaan, sehingga hak-hak dasar masyarakat dapat terpenuhi secara menyeluruh.

Kehadiran para Agen ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat KSB, seperti yang diungkapkan oleh Camat Seteluk, Abdul Hamid. Ia mengungkapkan bahwa kinerja para Agen sejauh ini khusus di Kecamatan Seteluk dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat cukup membanggakan, karena kontribusi mereka cukup besar dalam pembangunan daerah dalam segala bidang.

“Kita bisa melihat dari sisi tersedianya data yang akurat, para agen ini lah yang sudah berjuang mendata semua warga di pelosok-pelosok desa,” kata Abdul Hamid, saat ditemui di kediamannya di Kecamatan Taliwang, Sabtu (22/6/2019).

Data-data yang diperoleh oleh kecamatan adalah data yang sudah lengkap, tambahnya, seperti data penerapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, data warga miskin dan data disabilitas. Data-data tersebut sangat membantu pemerintah untuk membangun dan merencanakan pembangunan secara merata.

Salah seorang ketua Fasilitator Kecamatan Seteluk, Zulhijah juga memberikan apresiasi kepada para Agen PDPGR yang telah membantunya dalam menyelesaikan proses rehab rekon rumah terdampak Gempa beberapa waktu lalu. Menurut Zulhijah para Agen ini sangat membantu mempercepat progress tersebut.

 

Baca Juga :


“Kami berterimakasih, masalah yang ada di masyarakat dapat diselesaikan karena keterlibatan Agen yang sangat aktif,” kata Zulhijah.

Banyak ditemukan warga yang menolak proses yang diberikan oleh pemerintah daerah, Sambung Zulhijah, banyak juga warga yang menilai program pemerintah tidak tepat, tetapi kontribusi para Agen untuk menyelesaikan permasalahan dan  menyadarkan masyarakat sangat signifikan.

Kerja keras para Agen tidak hanya meliputi data saja, bahkan lebih dari itu. Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumbawa Barat, Jakariah, mengamati bahwa para agen tersebut juga berpotensi atau bisa diandalkan  dalam program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kabupaten Sumbawa Barat.

“Peran Agen ini sangat signifikan di masyarakat, mereka bisa diandalkan untuk mensosialisasikan program P4GN karena mereka terlibat langsung pada setiap kegiatan pemda yang dilakukan di masyarakat,” nilai Jack.

Keterlibatan para Agen tersebut dengan harapan mampu menjadi pionir-pionir di tengah masyarakat di wilayah kerjanya masing-masing sehingga bisa menyelamatkan generasi muda generasi millenial penerus bangsa.

Harapan yang sama diutarakan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes), Mulyadi. Ia juga berharap agar semua Agen yang tersebar di setiap desa agar dapat dilibatkan langsung dan dijadikan Satgas P4GN.

Sementara itu, Camat Seteluk, Abdul Hamid juga mengatakan, para Agen tersebut tentu tidak secara langsung dibiarkan tanpa dipantau, mereka juga diberikan pembinaan secara berkelanjutan dengan pembinaan dan sosialisasi sehingga permasalahan yang timbul dimasyarakat ataupun masalah yang timbul dari para Agen tersebut dapat segera diselesaikan dan dicari jalan keluarnya. (Feryal/tifa).



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan