logoblog

Cari

KSB Dapat Hibah Rp28 Milyar

KSB Dapat Hibah Rp28 Milyar

Sumbawa Barat. Diskominfo - Safari Ramadan kembali digelar pada hari ke delapan Ramadan. Digelar di Desa Lamuntet Kecamatan Brangrea yang dihadiri

Pelayanan Publik

Feryal Mukmin Pertama
Oleh Feryal Mukmin Pertama
15 Mei, 2019 08:21:04
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 187 Kali

Sumbawa Barat. Diskominfo - Safari Ramadan kembali digelar pada hari ke delapan Ramadan. Digelar di Desa Lamuntet Kecamatan Brangrea yang dihadiri oleh Bupati Sumbawa Barat, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Kapolres Sumbawa Barat, Dandim 1628/Sumbawa Barat, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, dan masyarakat setempat. 

Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), H. W Musyafirin dalam sambutannya meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Pemerintah Kecamatan untuk terus melayani masyarakat Kecamatan Brangrea khususnya dan warga KSB pada umumnya. “Saya berharap semua OPD untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, merencanakan kembali pelayanan sehingga masalah-masalah yang timbul di masyarakat dapat diatasi,” harap Bupati di sela-sela penyerahan bantuan masyarakat di masjid Al-Hidayah Desa Lamuntet Kecamatan Brangrea, Senin (13/5/2019).

Pemerintah KSB  juga meminta masyarakat setempat untuk tetap menerapkan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Untuk mendukung STBM terstruktur yang telah dilakukan di KSB ini, kata Bupati, Kementrian PU PR mengucurkan dana hibah kepada KSB sebesar Rp28 Milyar. Hal tersebut berbeda jauh jika dibandingkan dengan kabupaten lain yang hanya mendapat dana rata-rata sebesar Rp5 Milyar. 

Dana tersebut ditargetkan untuk membangun 8000 unit jamban yang sesuai dengan spesifikasi jamban baik dan sehat, tetapi data yang baru masuk adalah 4000 unit jamban yang sesuai spesifikasi. Oleh karenanya untuk mencapai target tersebut Bupati berharap kepada OPD terkait, masyarakat serta agen pemerintah untuk terus melakukan pengecekan kepada jamban yang telah dibuat yang belum sesuai dengan spesifikasi.

“Saya meminta kepada Kepala Desa, Agen Pemerintah, Camat, masyarakat saling bantu membantu, terus melakukan pengecekan agar jamban yang belum sesuai standar bisa segera diperkuat lagi,” kata Bupati. 

 

Baca Juga :


Bupati mengungkapkan, dana hibah Rp28 Milyar tersebut akan segera diberikan oleh pemerintah jika target 8000 unit jamban tercapai. Jadi, jika cara pembuatannya salah, penggunaan dananya salah dan jamban tidak sesuai dengan spesifikasi maka pemerintah pusat tidak akan memberikan dana tersebut.

“Ini adalah tantangan bagi kita aparatur di tingkat desa, kecamatan dan aparatur di tingkat kabupaten. Lebih khusus lagi saya meminta perhatian aparatur pendamping masyarakat yang menangani hal tersebut agar melakukan yang maksimal”, tutup Bupati. (Feryal/tifa/Rangga).



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan