logoblog

Cari

Update Wakaf Dengan Siwak

Update Wakaf Dengan Siwak

Sumbawa Besar_Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa menggelar Pembinaan Lembaga Wakaf melalui update Sistim Informasi Wakaf ( Siwak )

Pelayanan Publik

H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
24 April, 2019 16:05:36
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 1241 Kali

Sumbawa Besar_Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa menggelar Pembinaan Lembaga Wakaf melalui update Sistim Informasi Wakaf ( Siwak ) yang berlangsung di Hotel Suci Sumbawa Besar Selasa, 23 April 2019. Hadir pada acara pembukaan Kepala Kantor Kemenag Sumbawa H. Ahmad Taufik, S.Ag, MM, Kepala Seksi Bimas Islam H.LL.Zainiul Taufiqurrahman, S.Hi, Panitia pelaksana H.Nasrullah, S.Sos.I, Hj. Eka Hermayani, H. Hasbullah, para peserta dan beberapa undangan lainnya. Menurut Laporan Ketua Panitia pelaksana H.Nasrullah, S.Sos.I, kegiatan ini di ikuti oleh 25 orang peserta terdiri dari Operator Sistim Informasi Wakaf ( Siwak ) yang ada di KUA se Kabupaten Sumbawa

Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada peserta agar dalam menginput data wakaf di wilayah kerja masing masing tidak ada kendala yang signifikan serta dapat memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Sedangkan Narasumber dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang diantaranya Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Sumbawa, Kasi Bimas Islam dan Kepala KUA kecamatan Moyo Hilir .

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa H.Ahmad Taufik, S.Ag, MM saat membuka kegiatan menjelaskan pemanfaatan dan pengelolaan Wakaf dapat dilakukan dengan baik sesuai dengan ketentuan Syariat Islam.

Oleh karena itu orang yang mendapat kepercayaan sebagai Nazhir atau penerima harta wakaf harus dapat berlaku amanah dan Ikhlas jangan sampai harta wakaf tersebut menimbulkan masalah.

 

Baca Juga :


Di samping itu Nazhir juga harus memahami administrasi dan dapat menjalin hubungan dengan pihak lain misalnya dalam penerbitan sertifikat hendaklah berkoordinasi dengan Kementerian Agama. Untuk itu di harapkan kepada operator Sistim Informasi Wakaf ( Siwak ) yang ada di KUA agar dapat membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang prosedur dan tata cara wakaf.

Begitu pula dalam menginput data harta wakaf melalui aplikasi agar benar benar akurat. Untuk di ketahui di kabupaten Sumbawa masih terdapat 255 lokasi tanah wakaf yang belum bersertifikat termasuk Musholla dan tanah kuburan. Tentunya ini akan menjadi perhatian dan tanggung jawab kita bersama untuk segera di proses dan berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Sumbawa



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan