logoblog

Cari

Tahun 2019, Dana Desa Capai 70 Triliun Rupiah

Tahun 2019, Dana Desa Capai 70 Triliun Rupiah

Pemerintah Pusat membuktikan sejak tahun 2015 jumlah Dana Desa meningkat signifikan, dari 20,67 Triliun Rupiah menjadi 46,98 Triliun, dan rencananya tahun

Pelayanan Publik

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
21 Maret, 2019 19:52:15
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 2890 Kali

Pemerintah Pusat membuktikan sejak tahun 2015 jumlah Dana Desa meningkat signifikan, dari 20,67 Triliun Rupiah menjadi 46,98 Triliun, dan rencananya tahun ini meningkat menjadi 70 Triliun, Insya Allah kalau Pemerintah Jokowi terpilih maka akan meningkat menjadi 400 Triliun Rupiah.

Hal ini disampaikan oleh  Sekjen Kemendes, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, H. Anwar Sanusi, PhD. Saat Rapat Koordinasi Penguatan Kapasitas Masyarakat Desa Wilaysh Bali, NTB dan NTT, pelatihan masyarakat desa Tahun 2019, di Mataram NTB, Senin (18/3).

Semangat yang saat ini tumbuh di masyarakat desa harus kita pelihara. Kita harus kawal dan turut serta di dalam kemajuan di desa. Jangan pernag pesimis dengan dana desa. Namun demi kemakmuran dan kepentingan masyarakat desa harus terus kita dukung.

Perjalanan Dana Desa yang sudah berjalan 4 tahun, dan sekarang sudah tahun ke 5 , terus menghasilkan prestasi yang sangat spektakuler. Antara lain terkait perbaikan infrastruktur dipedesaan terus dilakukan. Jalan-jalan di desa terus meningkat , sampai dengan sekarang sudah 196.000 Km jalan desa.

Data ini sesuai dengan laporan pendamping desa yang sudah di konfirmasi dengan kepala desa sehingga didapatkan data 196.000 Km sesuai dengan foto dan gambar yang disampaikan ke pemerintah pusat.

 

Baca Juga :


Maka komitmen Pemerintah selanjutnya adalah untuk mengembangkan kapasitas para pendamping desa, penggiat desa dan masyarakat desa tidak pernah berhenti. Kedepan bekerjasama dengan luar negeri pemerintah berencana untuk melakukan study banding bagi 40 orang dari kepala desa dan pendamping desa untuk belajardan melihat bagaimana kemajuan diluar negeri. “Study banding ini tidak menggunakan APBN tetapi bekerjasama dengan negara luar,”

Sehingga ketika dia kembali akan menginspirasi bagaimana membangun desa. Kedepan target Pemerintah sekitar 600 orang dari Pemerintah Desa dan pendamping desa akan kita kirim untuk belajardan melihat bagaimana kemajuan diluar negeri.

Kita belajar dari TKI yang ke luar negeri, saat kembali dan mencalonkan diri menjadi Kepala Desa, mereka mampu mengelola desa dengan baik dan bahkan maju. “TKI menjadi kades yang berhasil,” jelas Anwar Sanusi. (Edy)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan