logoblog

Cari

Kepala Desa Dilatih Memahami RPJMDes

Kepala Desa Dilatih Memahami RPJMDes

Sebanyak 53 kepala desa hasil Pilkades tahun 2018 yang lalu, mengikuti Training of Trainer (TOT) yang diselenggarakan oleh Bappeda dan Litbang

Pelayanan Publik

KM LENGGE
Oleh KM LENGGE
21 Maret, 2019 20:47:49
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 1003 Kali

Sebanyak 53 kepala desa hasil Pilkades tahun 2018 yang lalu, mengikuti Training of Trainer (TOT) yang diselenggarakan oleh Bappeda dan Litbang berkoordinasi  dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) Kabupaten Bima atas dukungan Program KOMPAK, Selasa (19/3)  di AUPTD Bappeda Kabupaten Bima.

Kepala Bappeda Kabupaten Bima  yang diwakili Kabid Perencanaan Sosbud  Ràani Wahyuni, ST, MT, MSc dalam sambutannya menyebutkan kegiatan yang difasilitasi Narasumber KOMPAK Ridho Makruf ini memiliki arti strategis.

“Untuk meningkatan kapasitas dan kompetensi 53 kepala desa baru hasil Pilkades baru-baru ini, sehingga mereka memahami RPJMDes untuk  dapat mengakomodir visi misi ke arah kebijakan pembangunan Kabupaten,” jelas Raani Wahyuni.

Pelatihan ini merupakan kegiatan berjenjang dimana peserta TOT  nanti diharapkan dapat melatih tim kecamatan. Selanjutnya, tim kecamatan  dapat melatih tim penyusun dokumen RPJMDes pada masing-masing desa yang berada di wilayahnya.

Desa merupakan bagian strategis dalam tatanan pemerintahan dan merupakan ujung tombak pembangunan di level yang paling bawah, paling dekat dengan masyarakat. Sehingga TOT ini adalah rangkaian awal pendampingan penyelarasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah RPJM Desa dengan RPJMD Kabupaten Bima.

Raani dihadapan perwakilan Bappeda, DPMDes dan Pendamping Desa (PD) mengemukakan,  "Ada tiga alasan penting yang menjadi landasan ToT, Pertama, RPJMDes diharapkan  dapat mengakomodir visi misi kades terpilih. Kedua, RPJMDes mengakomodir visi misi dan arah kebijakan pembangunan Kabupaten yang tertuang dalam RPJMD dan dokumen strategis lainnya.

 

Baca Juga :


Aspek ketiga, diharapkan dokumen RPJMdes pada 53 desa yang baru memenuhi kaidah sistematika dan substansi sebuah dokumen perencanaan jangka menengah yang berlaku selama 6 tahun". Jelas Raani.

Pada pendampingan tersebut,  Koordinator KOMPAK Bima  Asrullah, ST menyebutkan bahwa dukungan KOMPAK merupakan wujud komitmen bersama kemitraan antara Pemkab Bima dengan lembaganya dalam mendorong dan meningkatkan efisiensi dan efektifitas perencanaan pembangunan di tingkat kabupaten dan desa.

"Pendampingan ini diharapkan lebih mendorong peningkatan kualitas perencanaan dan penganggaran di desa, terutama agar menyentuh kepentingan berbagai kelompok masyarakat". Urai Asrullah. (Bappeda dan Litbang Kabupaten Bima didukung oleh Tim Komunikasi Publik Diskominfostik) . (KIM WAWO/KM LENGGE)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan