logoblog

Cari

"NTB Care" Masuk Dalam Penilaian Inovasi Bappenas

Tim penilaian dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia, berkunjung ke Dinas Komunikasi Informatikan dan

Pelayanan Publik

Suparman
Oleh Suparman
28 Februari, 2019 08:07:22
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 6885 Kali

Tim penilaian dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia, berkunjung ke Dinas Komunikasi Informatikan dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB, dalam rangka menilai kinerja pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. 

Penilaian akan difokuskan pada perencanaan pembangunan daerah dengan inovasi-inovasi yang diciptakan. Dalam hal ini adalah aplikasi "NTB Care" sebagai salah satu inovasi baru gagasan dari Diskominfotik NTB yang sedang dikembangkan oleh pemerintah daerah untuk merangkul berbagai aduan masyarakat.

"Dalam kunjungan ini, kita ingin mengetahui seberapa jauh tentang aplikasi NTB Care, dan ini merupakan tahap evaluasi awal sebelum ditetapkan sebagai top inovasi," ungkap Prof. Dr. Mudrajad Kuncoro, M.Soc.Sc saat di temui oleh tim media di Mataram (27/2).

Sebelumnya, keempat tim penilaian tersebut sudah mendapatkan presentasi awal tentang aplikasi NTB Care yang di sampaikan oleh Kepala Dinas Kominfotik NTB, Tri Budiptayitno didampingi oleh tim Pranata Komputer di ruang rapat kepala dinas. Selain NTB Care, Sebanyak empat orang Tim penilaian tersebut juga akan melakukan evaluasi awal terhadap Desa Wisata  dan Kawasan Industri yang akan dibangun di NTB.

Profesor menjelaskan, tahap ini merupakan penilaian awal tentang desain dan aduan yang tercantum dalam aplikasi "NTB Care" sehingga dapat digolongkan sebagai inovasi daerah.

Tapi yang jelas lanjutnya, kesimpulan utamanya adalah terdapat dampak sosial yang bagus dari masyarakat. Sehingga mereka peduli dengan layanan publik dari semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terhadap aduan yang disampaikan oleh masyarakat. 

"Namun, saran saya adalah lebih memperluas lagi cakupan. Tidak hanya pemprov dan seluruh kabupaten kota, tapi juga anggota dewa karena dewan juga harus diawasi, sebab masyarakat juga perlu tahu. Saya kira "NTB Care" salah satu jawaban untuk itu," jelas Profesor sekaligus ketua tim penilain.

 

Baca Juga :


Ia mengatakan, yang perlu ditingkatkan juga adalah bagaimana dampak ekonomi yang dihasilkan, khususnya perijinan, layanan satu atap satu pintu dan semua dinas-dinas yang melayani peijinan, baik ijin usaha, buat KTP, SIM dan lain sebagainya.

"Dengan demikian, melalui NTB Care semua dapat di atasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti pungutan liar atau proses-proses yang lebih lama," harap profesor. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik NTB, Tri Budiptayitno akan terus berupaya untuk mengembangkan aplikasi ini. Karena Bappeda Provinsi NTB sudah menetapkan "NTB Care sebagai salah satu inovasi dalam proses perencanaan dan pembangunan daerah.

"Mudah-mudah kita masuk sebagai salah satu top inovasi dari Bappenas,"harapnya.(Man-Tim Media).



 
Suparman

Suparman

nama Suparman, biasa di panggil Man. lahir di desa O,o Kec. Dompu, Kab. Dompu pada Tanggal 12 Februari 1992. anak pertama dari enam saudara. saya lahir dari pasangan Bapak A. Talib dengan Ny. Uniriyah. No HP 085337689025

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan