logoblog

Cari

“Si Mawar” Pelindung Anak dan Perempuan

“Si Mawar” Pelindung Anak dan Perempuan

Tingkat kekerasan terhadap anak dan perempuan masih marak di Kabupaten Bima. Korban kekerasan dan pelecehan kadang menutup diri atau malu karena

Pelayanan Publik

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
20 Februari, 2019 17:10:09
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 37842 Kali

Tingkat kekerasan terhadap anak dan perempuan masih marak di Kabupaten Bima. Korban kekerasan dan pelecehan kadang menutup diri atau malu karena mendapat kekerasan baik secara fisik maupun psikologi. 

Untuk melayani dan mengakomodir kekerasan tersebut Dinas  Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bima meluncurkan sebuah aplikasi pelayanan perlindungan dan pemberdayaan perempuan dan anak yang berbasis android yang diberi nama Si Mawar.  

Aplikasi Si Mawar adalah singkatan dari Sistem Informasi Warga. Sebuah inovasi terbaru dari DP3AP2KB. Yang dibuat dalam rangka memberikan pelayanan, perlindungan dan pemberdayaan perempuan yang ada di Kabupaten Bima.

“Aplikasi Si Mawar merupakan wahana bagi warga atau publik untuk memberikan laporan, terkait dengan kasus kekerasan pada perempuan dan anak,” jelas Laily Ramdhani, S.STP, Kabid Perberdayaan Perempuan pada DP3AP2KB Kabupaten Bima dan juga penggagas Aplikasi Si Mawar ini.

Laily juga menjelaskan, bahwa disamping memberikan laporan, Si Mawar juga memberikan informasi dan data tentang perempuan yang memiliki usaha, aktifitas perempuan, perempuan yang berkebutuhan khusus (difabel) serta informasi tentang perempuan yang memiliki inovasi.

Data yang tercatat pada laporan di DP3AP2KB Kabupaten Bima, sepanjang tahun 2018 ada 38 kasus kekerasan terhadap perempuan. Kasus KDRT ada 25 kasus, tindak pidana 2 kasus dan 11 kasus tindak pelecehan dan pemerkosaan. “Awal tahun 2019, di bulan Januari sudah ada 5 kasus yang sedang kami damping,” kata Laily.

 

Baca Juga :


Kesadaran masyarakat melaporkan kasus yang menimpa perempuan sudah mulai meningkat. Apalagi dengan adanya aplikasi Si Mawar yang mulai diketahui oleh masyarakat. “Masyarakat tidak malu, rahasianya terjamin ketika melaporkan kasus menimpa perempuan dan anak lewat aplikasi ini,” ungkap Kabid Perberdayaan Perempuan ini.

Aplikasi Pelayanan Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan yang berbasis android (SI MAWAR)  dibawah (DP3AP2KB) Kabupaten Bima berhasil meraih peringkat II Top 10 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik NTB (eNTeBeNOVIK) tahun 2018, yang digagas oleh Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat.
            
“Keberhasilan meraih peringkat II di tingkat Provinsi ini mengantar aplikasi SIMAWAR untuk berlaga pada lomba yang sama tingkat nasional yaitu SINOVIK yg diselenggarakan oleh Kementerian PAN & RB  pada bulan Maret 2019, doakan ya,” kata perempuan yang disapa Laily ini.

“Bagi yang ingin mendapatkan aplikasi SIMAWAR silakan buka palystore pada HP androidnya dan bisa di unggah dan aplikasinya di instal pada Handphone yang berbasis Android atau handphone pintar atau Smarphone,” promosinya saat hadir pada gelaran Inspiratif Expo di Car Free Day Udayana Mataram yang digagas DIskominfotik NTB.

Dikatakan Laily Bahwa Aplikasi Android tersebut bisa di donload, Supaya ketika ada masalah langsung dapat melaporkan melaui aplikasi agar dapat ditangani cepat oleh pemerintah.
           
Laily Ramdhani, S.STP, Kabid Perberdayaan Perempuan pada DP3AP2KB Kabupaten Bima yang menggagas Aplikasi Si Mawar ini, pada upacara NTB Gemilang 17 Februari 2019 dilapangan Bumi Gora, mendapatkan penghargaan langsung dari gubernur NTB, bersama para inovator yang berhasil meraih 10 besar Top Inovasi Pelayanan Publik di NTB. (Edy-Tim Media Diskominfotik NTB)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan