logoblog

Cari

FLLAJ Lombok Barat Tertibkan Parkir Liar

FLLAJ Lombok Barat Tertibkan Parkir Liar

Giri Menang, KM. Keluhan masyarakat tentang maraknya parkir liar oleh supir-supir truk besar, mendapat kecamatan dari masyarakat. Para supir yang memakir

Pelayanan Publik

Pangkat Ali
Oleh Pangkat Ali
18 Februari, 2019 18:26:58
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 561 Kali

Giri Menang, KM. Keluhan masyarakat tentang maraknya parkir liar oleh supir-supir truk besar, mendapat kecamatan dari masyarakat. Para supir yang memakir truknya ini, memakan bahu jalan. Akhirnya Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (FLAJJ) kabupaten Lombok Barat (Lobar), turun tangan memberikan klarifikasi.

Parkir liar di seputaran jalan utama di Desa Kediri, Desa Montong Are, dan wilayah Gerung ini, sudah lama diadukan masyarakat. Akhirnyapihak FLAJJ melakukan penyasaran, Senin (18/2).

Tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 Wita, FLLAJ didampingi Satlantas Polres Lobar dan Kepala Desa Kediri Selatan, langsung menggrebek para sopir yang pada saat itu sedang menikmati sarapan. Sontak para sopir yang telah seharian memarkirkan truknya ini terkejut dan tidak dapat berbuat banyak.

Dari keterangan yang diperoleh, para sopir yang seluruhnya berasal dari Jawa itu, sengaja memarkirkan kendaraannya sambil menunggu pembongkaran barang di PT. Jembatan Baru yang lokasinya tidak terlalu jauh dari parkiran. Mereka mengaku, tidak ada lahan parkir di PT. Jembatan Baru, sehingga nekat parkir. “Di sini juga tidak ada rambu-rambu yang menunjukan dilarang parkir,” cetus salah seorang supir usai didata petugas.

Dalam penertiban ini, Kepala UPT Perparkiran Dinas Perhubungan, Sapta Mahendra mengungkapkan, daripada antara supir truk dan warga ribut, sebaiknya dilakukan peringatan, supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. “Apapun alasanya, jika menggunakan bahu jalan sebagai lahan parkir dan sebagian warga juga melaporkan keluhan, maka itu semua tidak dibenarkan," ujar Sapta tegas.

Menurut Sapta, dalam 5 hari ke depan, pihaknya akan tetap memantau. Apabila sampai 5 hari, masih saja melanggar aturan dan parkir liar lagi, akan segera dilakukan proses. Demikian pula dengan Kepala Desa Kediri Selatan, Edi Erwinsyah yang hadir saat penertiban mengakui, warganya sudah lama geram dengan parkir liar di depan Lapangan Umum dan Pertigaan Kediri itu.

 

Baca Juga :


Menurut Edi, puluhan orang sudah mengeluhkan masalah tersebut, karena dianggap menghambat para pejalan kaki dan para pengendara motor dan mobil. Mereka pun berkali-kali melaporkan keluhan tersebut.

Mengingat warga yang sudah cukup lama gerah dengan keberadaan truk container parker ini, segera turun tangan. Tujuannya, agar tidak terjadi gesekan yang mengakibatkan hal-hal yg tidak diinginkan.

“Agar tidak terjadi gesekan negative, saya meminta kepada Dinas Perhubungan untuk melakukan penertiban sesuai prosedure yang berlaku,” ujar Edi. Kata dia, pihaknya sangat berterima kasih kepada Tim Gabungan yang terdiri dari Dinas perhubungan dan Sat Lantas. Mereka dengan sigapa menindak keberadaan kontainer yang sangat mengganggu pengguna jalan. Keberadaan sejumlah truk kuntiner ini sangat meresahkan warga Kediri Selatan.

Saat ini, tindakan pemberian arahan sudah dilaksanakan. Jika masih saja melakikan parkir di tempat yang sama, Edi tidak bisa menghalangi, kemungkinan warga yang langsung melakukan tindakan.



 
Pangkat Ali

Pangkat Ali

Save Our Gumi Paer...LOMBOK Lalu Pangkat Ali, kesehariannya sebagai ASN -Pejabat Fungsional Pranata Humas Permkab.Lobar. Tinggal di Desa Kopang-Lombok Tengah. CP & WA: 081907941070. Fb: Fotografer Kopang & Eliza Agniya

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan