logoblog

Cari

BAZNAS KSB Targetkan Pendapatan 5 Milyar Tahun 2019

BAZNAS KSB Targetkan Pendapatan 5 Milyar Tahun 2019

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menargetkan dana pendapatan dari zakat pada tahun 2019 sebesar Rp5 Milyar. Dana

Pelayanan Publik

Feryal Mukmin Pertama
Oleh Feryal Mukmin Pertama
16 Januari, 2019 15:42:13
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 3723 Kali

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menargetkan dana pendapatan dari zakat pada tahun 2019 sebesar Rp5 Milyar. Dana tersebut selain akan digunakan untuk pemenuhan kebutuhan para mustahik maupun sebagai modal bagi pengembangan ketrampilan hidup mereka, juga sangat bermanfaat dalam bidang sosial dan ekonomi yakni memeratakan pendapatan, mendukung pembangunan fasilitas dakwah serta membangun kemandirian fakir miskin. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Baznas KSB, H. M. Jafar Yusuf, S. Sos., saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (16/1).

Dijelaskan H. M. Jafar bahwa target pendapatan zakat tersebut Insyaa Allah akan dapat tercapai karena pada tahun ini sumber zakat akan bertambah dan terbuka. Dana dari pendapatan zakat tersebut sebagian juga akan digunakan untuk berbagai keperluan masyarakat yang membutuhkan seperti biaya pendampingan pengobatan rujukan, bantuan beasiswa pendidikan bagi murid yang berprestasi pada beberapa sekolah swasta, bantuan kepada pondok pesantren, penanggulangan bencana alam, serta rehab rumah.

Selain Aparatur Sipil Negara (ASN), juga pengusaha dan rekanan yang mendapatkan proyek dari pemerintah daerah KSB wajib menyetorkan zakat ke Baznas, kewajiban tersebut telah diatur di dalam peraturan Bupati yang akan segera diterbitkan pada Februari mendatang, perbup tersebut adalah turunan dari Perda KSB No. 1 Tahun 2018 bahwa kewajiban membayar zakat maal umat islam selain ASN diantaranya para pengusaha muslim, badan, PT, CV yang berbadan hukum yang bergerak di berbagai sektor diwajibkan oleh Perda ini untuk menyetorkan zakat ke Baznas 2,5 persen dari keuntungannya.

 “Para pengusaha dan kontraktor yang mendapat tender atau proyek wajib membayar zakat ke Baznas, hal tersebut diatur sesuai dengan Perda No 1 tahun 2018 tadi.” Ungkap H. M. Jafar.

Ia juga menambahkan, pemerintah memberikan keuntungan 15 persen dari nilai proyek kepada pengusaha atau rekanan pemerintah baik pemborong bangunan maupun pengadaan barang dan jasa, dari keuntungan tersebut diwajibkan membayar zakat sebesar 2,5 persen.

“Pemotongan ini semacam perjanjian ketika para pengusaha ini akan menandatangani pakta integritas, maka mereka juga akan menandatangani surat pernyataan kesanggupan menyetor zakat 2,5 persen dari keuntungan. Bila tidak bersedia dipotong zakat maka mereka akan didiskualifikasi dari peserta tender.” Jelas H. M. Jafar.

Ini salah satu tindak lanjut dari Perda tersebut diatas. Selain pengusaha dan para kontraktor yang wajib membayar zakat ke Baznas, juga  diwajibkan bagi pejabat negara seperti Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPR dan anggota DPR akan dikenai zakatnya 2,5 persen dari pendapatannya kecuali SPPD. Pendapatan dari honor kegiatan juga akan dipotongkan zakatnya, Kemudian kepala desa dan perangkatnya.

Syarat pemotongan zakat 2,5 persen ini, kata H. M. Jafar, adalah jika pendapatan mencapai Rp2,5 juta, sementara yang mempunyai pendapatan kurang dari Rp2,5 juta tidak dipotong zakat tetapi dipotong infaq nya, pemotongan infaq tersebut berdasarkan Perbup, infaq ini disebut infaq wajib yaitu 1 persen dari gaji, sedangkan yang mempunyai pendapatan yang lebih rendah lagi sekitar Rp1 jutaan ke bawah dianjurkan bersedekah seikhlasnya.

Dalam waktu dekat BUMN dan BUMD juga akan dikenai zakat dan wajib menyetor di Baznas, sementara badan yang bukan milik muslim maka wajib mengeluarkan dana kewajiban sosial yang langsung diserahkan atau ditransfer ke rekning pengelola dana tersebut, dana tersebut akan digunakan untuk membantu fakir miskin yang totalnya adalah 4483 jiwa atau 3,32 persen fakir miskin di KSB.

“Dengan adanya regulasi ini akan menambah kualitas dan kuantitas pelayanan kepada masyarakat”. Tutup H. M. Jafar. (Feryal/tifa)

 

Baca Juga :




 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan