logoblog

Cari

Evaluasi KUzb Binaan CBD PT AMNT

Evaluasi KUzb Binaan CBD PT AMNT

Sumbawa Barat. Diskominfo - Sejak diluncurkan pada november 2017, Program  Paradigma baru PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) yang dijalankan tim

Pelayanan Publik

Feryal Mukmin Pertama
Oleh Feryal Mukmin Pertama
29 Desember, 2018 21:30:36
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 4896 Kali

Sumbawa Barat. Diskominfo - Sejak diluncurkan pada november 2017, Program  Paradigma baru PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) yang dijalankan tim Community Bisnis Development (CBD) dan dinakhodai Bambang Triharyono, banyak diminati warga lingkar tambang.  

Pasalnya dalam kurun waktu satu tahun dua bulan ini puluhan kelompok telah bergabung dan menjadi mitra binaan.

 

"Saat ini ada 22 kelompok usaha bersama (KUB) yang telah menjadi mitra binaan dan masih ada bebeberapa kelompok yang belum direalisasikan karena masih dalam peninjauan. Untuk memastikan program yang akan dijalankan setidaknya bisa berjalan seperti kelompok yang ada saat ini dan menjadi kelompok usaha yang mandiri."ucap Manager CBD asal Pulau Jawa itu, pada jumat (28/12) saat melakukan pertemuan Evaluasi akhir tahun bersama KUB.

 

Pria paruh baya yang akan usai dalam tugasnya per 31 Desember 2018 itu tak henti-hentinya memberi semangat berwirausaha kepada kelompok yang ia bina selama ini, kendati demikian ia juga tidak menepis jika dalam menjalankan program yang diamanahkan kepadanya tidak seratus persen berjalan sesuai yang direncanakan.

 

"Apa yang rekan-rekan dapatkan saat ini mesti di kelola dengan baik dan teruslah selalu berkomunikasi dan bersilaturahmi sesama kelompok binaan maupun yang non binaan,"ujarnya.

 

 

Baca Juga :


Tidak hanya itu, Ia juga memaparkan selain kelompok binaan yang memproduksi  tim Community Bisnis Development (CBD) juga telah memikirkan keberlajutan KUB yaitu dengan cara membangun KUB di bidang simpan pinjam (Koperasi) dan kelompok Pemasaran."Dengan adanya dua kelompok ini kelompok lainnya akan fokos pada produksinya, karena  ada yang memasarkan dan ada yang memberikan pinjaman modal untuk keberlangsungan kelompok ini sendiri."paparnya.

 

Kelompok usaha Ayam potong asal desa Goa kecamatan Jereweh KSB merasakan hal yang jauh bisa dirasakan dari program sebelumnya."hari ini dan hari sebelumnya sangat berbeda perlakuannya terhadap program yang dijalankan oleh CBD, dan Insya Allah ilmu bisnis yang kami dapatkan tidak akan kami sia-siakan dan terimakasih buat tim CBD yang terus membina kami KUB,"cetus Nasir, ketua kelompok usaha ayam potong itu.

 

Hal senada juga di ucapkan ketua kelompok Simpan pinjam (Koperasi) dan ia berharap semoga ini awal bagi  semua kelompok, kedepannya menjadi kelompok usaha yang sukses di bidangnya masing masing, walaupun sang penyemangat tidak lagi ada.

 

"Kami ini ibaratkan bayi yang baru lahir dan baru bisa menghembuskan nafas yang dilahirkan CBD melalui sosok seperti pak Bambang dan pak Yuyud dan rekan-rekan CBD lainnya, karena kami dengan keterbatasan wawasan ini masih sangat membutuhkan orang-orang seperti beliau. namun waktu berkata lain, apa yang telah di terapkan akan menjadi acuan kami," ucapnya. Feryal/tifa.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan