logoblog

Cari

Saring Sebelum Sharing, Pesan di Workshop Penanganan Hoax

Saring Sebelum Sharing, Pesan di Workshop Penanganan Hoax

Untuk menambah wawasan dan pemahaman tentang cara penanganan konten-konten yang sedang marak saat ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia

Pelayanan Publik

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
05 Desember, 2018 08:39:37
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 7089 Kali

Untuk menambah wawasan dan pemahaman tentang cara penanganan konten-konten yang sedang marak saat ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia (RI) menggelar workshop menghadapi Hoax, Radikalisme dan Pornografi, Selasa (4/12) di Aruna Hotel Lombok Barat.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tribudi Prayitno membuka kegiatan tersebut dihadapan sekitar 220 orang peserta dari lingkup Pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pemerintah, mahasiswa dan komunitas Bloger dan Kampung Media se-NTB.

Tribudi Prayitno mengajak peserta Workshop untuk memanfaatkan Telephone Selular yang kemudian telah berinovasi menjadi Smarphone, dengan baik. Di era saat ini penggunaan Smarphone atau Gadget menyamai kebutuhan pokok.

 

"Ayo, siapa diruangan ini yang berani meninggalkan Smarphonenya dirumah, atau disuruh memegang istri atau suaminya selama sehari, atau tidak perlu memegang HP sehari, saya yakin anda pasti resah, artinya kita sudah ketergantungan dengan benda ini,"ungkap Tribudi Prayitno.

 

Jadi manfaatkan dan pergunakan HP dengan berbagai aplikasi, fitur dan teknologinya sebaik mungkin. Saat ini dengan kecanggihan HP segala sesuatu terasa mudah. Informasi apapun dapat diakses dengan mudah dan cepat.

 

"Seiring dengan perkembang Teknologi HP penggunaannyapun beragam. Masyarakat kita sedang dimanja dengan maraknya Media Sosial (Medsos), seperti Facebook, Whatup dan Twitter. Pangguna media sosial di Indonesia termasuk banyak," kata Tribudi.

Maraknya penggunaan Media Sosial,  memudahkan masyarakat berinteraksi. Namun penyebaran informasi bohong atau hoaks , ujaran kebencian, radikalismepun menjamur. Mengantisipasi hal tersebut Pemerintah mengaturnya dalam UU ITE.

 

"Banyak diantara kita terjebak dan kurang memahami UU ITE ini, makanya NTB punya catatan tentang pelanggaran dan kasus ITE tertinggi, ini lebih karena kurang memahami dan kurang sosialisasi tentang produk hukum yang satu ini,"jelasnya.

 

 

Baca Juga :


Melalui Sekretaris Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo RI Sadjan, prihatin terhadap maraknya konten-konten bernada hoaks yang  memprovokasi beredar di berbagai media media sosial.

 

Teknologi Internet dengan jejaring Media Sosial dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Indonesia. "Saat ini kita hidup diera digitalisasi, begitu mudah mendapatkan informasi dan membagikan informasi tersebut," ujar Sadjan

Dengan adanya UU ITE yang mengatur tentang Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang Undang nomor 11 tahun 2008 atau UU ITE adalah UU yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik, atau teknologi informasi secara umum.

 

“Maka, saya ingatkan kepada peserta untuk saring sebelum sharing. Artinya semua informasi itu sebaiknya dipertimbangkan dengan cermat, dipelajari dulu dengan baik sebelum dikirim atau disebarkan. Info yang baik menurut kita, belum tentu baik untuk orang lain,maka hati-hati ketika ada yang tersinggung dengan informasi atau berita dari anda dan melaporkan melanggar UU ITE,” pesan Sadjan.  

 

Untuk itu meminimalisir pelanggaran UU ITE dan menangkal Konten Hoaks, Radikalisme dan Pornografi, perlu kerjasama dan sinergi Pemerintah pusat, Daerah dan semua pihak untuk meliterasi dan mensosialisasikan tentang regulasi UU ITE dan penghadapi informasi Hoaks, Radikalisme dan Pornografi.

 

Wokshop ini dirangkai dengan diskusi panel yang menghadirkan narasumber dari pusat dan daerah. Kegiatan ini dihadiri oleh 220 orang peserta yang terdiri dari masing-masing perwakilan Pemerintah Daerah, Aparat Penegak Hukum, Akademisi dan Komunitas yang berada di Provinsi NTB. (Edy).

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan