logoblog

Cari

Tutup Iklan

Pengguna Frekuensi Radio Wajib Berizin

Pengguna Frekuensi Radio Wajib Berizin

Penggunaan frekuensi radio saat ini tak bisa dipisahkan dari aktivitas masyarakat. Pasalnya hampir seluruh perangkat komunikasi elektronik harus menggunakan frekuensi agar

Pelayanan Publik

Aan Harmiawan
Oleh Aan Harmiawan
02 November, 2018 14:03:13
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 935 Kali

Penggunaan frekuensi radio saat ini tak bisa dipisahkan dari aktivitas masyarakat. Pasalnya hampir seluruh perangkat komunikasi elektronik harus menggunakan frekuensi agar mampu terkoneksi.
Namun jika penggunaan frekuensi radio tersebut tanpa pengawasan ternyata menyebabkan dampak yang berbahaya.

Sesuai dengan regulasi yang berlaku bahwa penggunaan frekuensi radio harus berizin sesuai dengan UU 36 tahun 1999 tentang telekomunikasi, dimana setiap pengguna frekuensi radio wajib mendapat izin dari pemerintah.

Demikian dijelaskan Komang Sudiarta SH, MH selaku kepala Balai Monitoring spektrum frekuensi radio kelas II Mataram pada saat menjadi narasumber dalam acara Rakortek Sinergitas Pusat dan Daerah Menuju NTB Gemilang yang diselenggarakan Dinas Kominfotik NTB yang diikuti stakeholder lingkup provinsi NTB, Selasa (30/10).

Sudiarta terangkan frekuensi diawasi dan diatur karena frekuensi merupakan sumber daya yang terbatas dan memiliki nilai yang sangat strategis.
"Itu sebabnya perlu dilakukan peraturan dalam menjaga keterbatasan pemakaiannya untuk pengunaan yang lebih efisien," tuturnya.

Akibat keterbatasan tersebut negara mengaturnya dimana dalam hal ini Kementerian Kominfo sebagai penanggung jawabnya.

Dalam hal tertentu, pita frekuensi memiliki nilai ekonomis seperti seluler, ISP, broadband, wireless akses, radio siaran, televisi, satelit dan lainnya.
Dari sisi pendapatan negara sesuai target pemerintah pada tahun 2017, pengguna spektrum radio dan jasa telekomunikasi lainnya, negara berhasil meraup 15 triliun pendapatan negara bukan belanja.

 

Baca Juga :


"Karena itu di daerah kami punya tugas untuk mengawasi dan mengendalikan frekuensi ini, karena sumber daya alam tersebut memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi," katanya.

Perlindungan tersebut meliputi kepada pengguna legal yang telah memiliki izin. Jenis penggunaan frekuensi radio terdiri dari tiga Izin Pita Spektrum Frekuensi Radio (IPSFR), Izin Stasiun Radio (ISR), Izin Kelas (class license).

Sesuai dengan perintah menteri Kominfo, untuk masalah perizinan sekarang sudah bisa melalui jalur online, cukup data discan dan kemudian dikirim dan di satu hari bisa selesai.
"Kami tidak akan mempersulit pengurusan izin semua sudah melalui jalur terbuka," ungkap Sudiarta.

Diakhir paparannya, Sudiarta mengajak seluruh stakeholder yang ada di NTB, untuk turut mendukung dan mensosialisasikan setiap penggunaan frekuensi berizin sesuai dengan ketentuan yang berlaku pungkasnya. (ahn)



 
Aan Harmiawan

Aan Harmiawan

Lahir di Mataram bertepatan dengan HUT Provinsi Bumi Gora Nusa Tenggara Barat, ingin mencoba menggapai sebuah cita dengan imajinasi yang tertuang dalam media digital. Belajar dan terus belajar!

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan