logoblog

Cari

Tutup Iklan

Pasar Kampung Online Selaras Visi Misi Gubernur Ntb

Pasar Kampung Online Selaras Visi Misi Gubernur Ntb

Upaya memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk meningkatkan SDM dan kesejahteraan masyarakat desa terus dilakukan pemerintah provinsi NTB. Selaras dengan visi

Pelayanan Publik

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
09 Oktober, 2018 18:48:39
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 2890 Kali

Upaya memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk meningkatkan SDM dan kesejahteraan masyarakat desa terus dilakukan pemerintah provinsi NTB. Selaras dengan visi misi Gubernur Provinsi NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc dan Wakil Gubernur Dr. Hj. Ir. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, Periode 2018-2023.

Melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Prov. NTB, upaya tersebut dikembangkan menjadi “pasar kampung online”. Sasaran yang ditujuh sebagai pelopor penggerak adalah KIM di Kabupaten/Kota se-NTB.

Kota Bima, dipilih sebagai tempat perdana sosialisasi tentang pasar kampung online. Sosialisasi program yang digagas dengan platform portal kampung media diperkenalkan kepada Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dengan mengusung tema Pelatihan Pasar Kampung Online, Senin (8/10) di Dinaskominfo Kota Bima.

Mewakili Kepala Dinas Kominfotik NTB, Sekertaris Fairuz Abadi saat memberikan motifasi kepada anggota Kampung Media dan KIM se Kota Bima, menjelaskan Periode KM sudah berakhir. Fase ke mendorong ekonomi kreatif. Sehingga saat ini memanfaatkan TIK utk pengembangan ekonomi kraetif yang maksimal.

"Bagi saya Periode KM sudah berakhir. Pada tahapan dan fase berikutnya kita akan dorong ekonomi kreatif. Pemanfaatan TIK utk kembangkan ekonomi kraetif  bagi KIM sehingga dapat mempelopori dan mewadahi masyarakat terutama UKM-UKM untuk berjualan online,"jelas penggagas Kampung Media ini.

Manfaatkan media yang ada untuk berbuat hal yang baik. Perkembangan teknologi  handphone membawa kita ke generasi smart phone (handphone pintar). "Kita manfaatkan betul era digital ini untuk hal yang bermanfaat. Kita maksimalkan penggunaan hp kita," ajak Fairuz.

Perkembangan era smarphone dan dunia digital dalam internet tentu dibarengi dengan hal negatif. Banyak fitnah dan berita bohong atau dalam istilah dikenal dengan hoak tersebar di dunia maya. Ini karena pemanfaatan teknologi internet yang belum maksimal dan salahsasaran

"Saya mengajak KIM dan KM di Kota Bima untuk menggunakan teknologi internet dan smarphone untuk hal positif misalnya berjualan online di dunia maya sehingga punya manfaat untuk kita generasi muda dan masyarakat," ungkap Sekdis Diskominfotik NTB ini.

Setelah sosialisasi perkenalan tentang pasar kampung online ini kedepan pada tahap berikutnya anggota KM dan KIM akan dilatih tentang pemanfaatan bisnis online yang mirip starup yang ada seperti bukalapak, olx dan lainnya.

 

Baca Juga :


Kabid Kodesi ( Kominikasi Desiminasi dan Informasi) Diskominfo Kota Bima Drs. Ahmadi, M. Si menyambut dengan antusias program inovasi ini. Menurutnya di era Milinea yang menguasai dan memanfaatkan teknologi yang beruntung.

KIM dan KM merupakan jembatan penyebar informasi. Menfolup informasi dari masyarakat dan menyampaikan ke pemerintah dan OPD. "Keberadaan 10 KM  dan 10 KIM diharapkan mampu memanfaatkan kebeadaan teknologi untuk kegiatan yang bermanfaat, salahsatunya program pasar kampung online ini," kata Ahmadi.

Kegiatan Peningkatan SDM KIM ( Kelompok Informasi Masyarakat) dengan tema Pelatihan Pasar Kampung Online menghadirkan salahsatu narasumber yang aktif menulis di KM dan berputat di bisnis online, Fahrurozi Pengelola KM. Sampa Raja.

Fahrurozi berbagi pengalamannya sejak awal menulis di kampung media. Termasuk bercerita saat menulis tentang madu Tambora yang kemudian dihubungi lewat Handphone oleh pembeli dari Kalimantan Barat untuk membeli dan mencarikan madu bima hasil tulisannya.

"Karena tulisan saya di KM tentang madu tambora ternyata di baca dan menghubungungi saya. Awalnya saya ragu, namun madu yang saya pesan lewat masyarakat tambora itu saya coba kirim ke Kalimantan dan terjadi transaksi, keuntungannya banyak. Bahkan pembeli tersebut memesan banyak," cerita pria yang kerap berjualan online souvenir produk lokal ini.

Jadi, menulis di KM mengangkat tentang produk lokal dan hasil produk UKM dapat menarik minat pembaca dan pencari produk yang ditulis. Jadi jangan pernah takut untuk berbusnis online, apalagi setelah rampung cikal bakal pasar kampung online di beranda portal kampung-media.com," ungkap pria yang hoby traveler ini. (EDY)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan