logoblog

Cari

Pasca Gempa. Danrem Pastikan Kondisi KLU Kondusif.

Pasca Gempa. Danrem Pastikan Kondisi KLU Kondusif.

Sumbawa Barat. Diskominfo - Bencana Gempa yang terjadi di Lombok meninggalkan berbagai kisah sedih dan trauma yang berkepanjangan akibat kehilangan anggota

Pelayanan Publik

Feryal Mukmin Pertama
Oleh Feryal Mukmin Pertama
09 Agustus, 2018 13:50:13
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 13345 Kali

Sumbawa Barat. Diskominfo - Bencana Gempa yang terjadi di Lombok meninggalkan berbagai kisah sedih dan trauma yang berkepanjangan akibat kehilangan anggota keluarga dan harta benda. Disamping trauma akan terjadinya gempa susulan, masyarakat juga dikhawstirkan adanya perampokan, penjarahan dan kejahatan lainnya. Banyak isu yang beredar di masyarakat bahwa ada perampokan di desa-desa terpencil pasca terjadinya gempa besar.

Danrem 162/Wira Bhakti,Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani S.Sos, SH dalam penjelasannya mengatakan, bahwa semua kabar yang disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab itu adalah kabar yang tidak benar, sejak terjadinya gempa pertama pihaknya sudah menempatkan personilnya di titik-titik rawan dan dilokasi pemukiman warga.

"Kami telah menurunkan pasukan TNI untuk segera mengamankan daerah dampak Gempa, bahkan TNI dari Mabes yang tiba di lokasi saat itu langsung menyebar ke lima kecamatan yang parah di landa Gempa". Tuturnya, Rabu (08/08).

Danrem juga menjelaskan, adapun beberapa laporan penjarahan di Kecamatan Bayan pasca Gempa 7.0 SR, itu dikarenakan saat itu masyarakat dihimbau oleh BMKG untuk menuju lokasi yang lebih tinggi, karena gempa tersebut berpotensi Tsunami sehingga basecamp atau tenda logistik saat itu kurang diperhatikan dan karena anggota ikut membantu mengevakuasi warga ke tempat yang lebih tinggi, keadaan tersebut akhirnya dimanfaatkan oleh beberapa pihak yang tidak bertanggungjawab.

"Jangan serta merta percaya pada omongan pihak yang tidak bertanggung jawab dan berita hoax. Kami meminta kepada para relawan dan stakeholder pemerintah untuk memberikan informasi ini kepada masyarakat." Kata Danrem saat memimpin rapat koordinasi dengan para stakeholder pemerintah dan para relawan.

 

Baca Juga :


Danrem yang ditunjuk langsung oleh Gubernur NTB untuk menjadi ketua koordinator tim evakuasi dan penyelamatan korban memastikan, bahwa di lima titik pemukiman warga pihaknya telah membuat tenda khusus Anggota TNI, masyarakat setempat bisa langsung melaporkan jika ada sesuatu terjadi. Tenda-tenda tersebut juga akan digunakan untuk menyimpan logistik yang akan di drop ke masing-masing wilayah.

"Ini tantangan buat kita untuk menetralisir dan menginformasikan kepada masyarakat bahwa kondisi di KLU aman terkendali". Jelasnya.

Adapun jumlah Anggota TNI yang telah tiba di KLU adalah 542 Anggota dari Mabes TNI, bersama tim Raider 900 dan puluhan Marinir. Diskominfo Sumbawa Barat/Feryal/tifa.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan