logoblog

Cari

Geowisata Mendorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Geowisata Mendorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakat lokal dan pariwisata disekitar kawasan Gunung Rinjani, Pemerintah terus mengembangkan dan berupaya menjadikan Rinjani-Lombok Unesco Global

Pelayanan Publik

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
19 Juli, 2018 14:31:38
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 10370 Kali

Untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakat lokal dan pariwisata disekitar kawasan Gunung Rinjani, Pemerintah terus mengembangkan dan berupaya menjadikan Rinjani-Lombok Unesco Global Geopark sebagai Geowisata dalam meningkatkan ekonomi masyarakat.

Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) pengurus daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) bekerjasama dengan pemerintah provinsi NTB dan beberapa lembaga menggelar Seminar Nasional untuk terus mengembangankan Rinjani-Lombok Unesco Global Geopark sebagai Geowisata.

Mewakili Gubernur DR. TGH. M. Zainul Majdi, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB  H. Rosiady Husaenie Sayuti, M. Sc., Ph. D, membuka secara resmi kegiatan Seminar Nasional Geowisata, yang berlangsung selama 3 hari, Rabu (17-19/7) di hotel Aruna Senggigi Resort Lombok Barat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB  H. Rosiady Husaenie Sayuti, M. Sc., Ph. D dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah daerah mengapresiasi kegiatan Seminar Nasional IAGI. Pelaksanaan Seminar Nasional pertama juga dilakukan awal 2018 dengan memperesentasikan Geopark Rinjani oleh Dr. Ir. Haryadi Rahmat yang menginisiasi wacana pengusulan Rinjani menjadi anggota Unesco.

Saat ini Indonesia memiliki 3 Geopark , sedangkan Negara Republik Rakyat Cina (RCC) memiliki 36 Geopark.  “Kita masih kalah dari Cina, kita hanya memiliki 3 Geopark yaitu Gunung Sewu, Gunung Batur dan tahun ini Gunung Rinjani,  sedangkan Cina memilik 36 Geopark, hal ini harus menjadi spirit untuk kita,” Kata Sekda.

“Ketika saya menjabat sebagai kepala Bappeda proses pengusulan Gunung Rinjani sebagi Geopark dunia ini terus dilakukan, saya sempat ke Bandung mengikuti beberapa seminar tentang pengusulan Geopark.  Selama 10 tahun berproses, evaluasi, pembenahan diberbagai hal,  akhirnya Unesco menetapkan Gunung Rinjani sebagai Rinjani-Lombok Unesco Global Geopark, menurut saya ini Ikhtiar yang tiada henti,” jelas Sekda didepan peserta yang hadir dari berbagai provinsi.

Penetapan Rinjani-Lombok Unesco Global Geopark memiliki keuntungan bagi Provinsi NTB. Rinjani-Lombok semakin dikenal oleh dunia internasional sehingga banyak orang yang akan berkunjung, Badan Geopark harus siap mengantisipasi kedatangan dan kunjungan banyak orang. Penetapan ini juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Saya mengajak IAGI dan harus bertanggungjawab karena IAGI yang pertama mengusulkan Gunung Rinjani menjadi Goepark, untuk terus berbenah dan diskusikan, sehingga seminar nasional ini dapat merumuskan konsep dan rumusan yang dapat lebih meningkatkan ekonomi dan pendapatan bagi masyarakat lokal disekitar lokasi Rinjani-Lombok Unesco Global Geopark,” harap Rosiady Husaenie Sayuti

Banyak hal dalam Seminar Nasional untuk di diskusikan baik itu dari Malaysia atau daerah lain  sehingga menambah dan memperkaya khasanah untuk terus mengembangkan Geopark sebagai Geowisata  dan permasalahan masyarakat disekitar, pengunjung dan pendaki dapat di rumuskan solusinya.

 

Baca Juga :


Pelaksanaan Seminar Nasional Geowisata yang di adakan oleh Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) yang berlangsung 3 hari dengan mengusung tema, Geowisata untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakat local dan pariwisata berkelanjutan. Membahas lebih jauh tentang hal tersebut beberapa narasumber yang berkompetensi akan dipanelkan dalam diskusi yang dipandu Yunus Kusumabrata, Ph. D dari Kementerian ESDM.

Pada hari pertama dengan materi Perkembangan Geowisata di Dunia akan dibawakan oleh Profesor. Dato Ibrahim Kommo dari Malaysia, perwakilan UNESCO dan materi selanjutnya tentang Potensi Geoheritage Indonesia dengan narasumber ketua IAGI, Sukmandaru Prihatmoko. Selanjutnya Ir. Hanang Samodra, M. Sc akan membawakan materi Pemanfaatan Potensi Geoheritage untuk Geowisata.

Materi berikutnya Kebijakan dan Peran Pemerintah Pusat dalam Penataan Destinasi Wisata Untuk Mendukung Geowisata dari Kementerian Pariwisata. Dihari pertama ini materi terakhir menngangkat tema Kesuksesan Pengembangan Geowisata bagi Masyarakat Lokal di Desa Nglanggeran yang dibawakan oleh Ir. Sugeng Handoko, ST. Pada hari kedua kegiatan tersebut peserta akan di ajak berwisata mengunjungi Geosite Geopark Rinjani-Lombok UGG.

Seminar Nasional dihadiri oleh Perwakilan Kota Pemerintah Kota Mataram, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur dan Lombok Utara,  KabupatenPara akedimsi dan ahli geologi dari seluruh Indoneisa, Universitas Negeri dan swasta di Indonesia, Bupati Blitung Timur, anggota IAGI Nusra, Kemenkumaritim, Kemenpar, Kementerian ESDM.

Usai sambutan dan pembukaan acara Seminar Nasional Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB  H. Rosiady Husaenie Sayuti, M. Sc., Ph. D, memberikan sertifikat Rinjani-Lombok Unesco Global Geopark kepada Kota Pemerintah Kota Mataram, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur dan Lombok Utara.  (Edy-Ahyar)

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan