logoblog

Cari

Tutup Iklan

Catatan Kecil Perjalanan Jambore Temu Kreatif Kampung Media

Catatan Kecil Perjalanan Jambore Temu Kreatif Kampung Media

Mendapat undangan untuk menghadiri kegiatan jambore temu kreatif kampung media yang di selenggarakan oleh Dinas Kominfoti, Provensi Nusa Tenggara Barat (NTB)

Pelayanan Publik

alimuddin
Oleh alimuddin
10 Desember, 2017 19:37:30
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 7029 Kali

4Mendapat undangan untuk menghadiri kegiatan jambore temu kreatif kampung media yang di selenggarakan oleh Dinas Kominfotik, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Hotel Astoria Mataram. Kegiatan tersebut di ikuti oleh kordinator kampung media di tiap-tiap daerah yang ada di Provensi NTB. Selain 35 Komunitas Kampung Media yang di undang ada juga 17 peserta perseorangan lainnya yang ikut di undang.

Alhamdulillah dari 17 undangan saya mendapat kesempatan ikut dalam acara tersebut. Saya tinggal di Desa Benete. Desa Benete merupakan salah satu desa yang berada di sekitar tambang milik PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).

Perjalanan menuju Mataram, untuk menghadiri acara kegiatan jambore temu kreatif dan malam penganugerahan kampung media NTB tahun 2017. penyeberangan di muali dari pelabuhan Benete menuju pelabuhan kayangan menggunakan Kapal Cepat.

Jika Anda memiliki keluarga yang bekerja di PT. AMNT, maka penyeberangan menggunakan kapal cepat tersebut free alias geratis. Karen saya tidak memiliki keluarga yang bekerja di perusahan tersebut harus merogoh kantong sebesar Rp 100.000 untuk satu kali penyeberangan. Kemudian difasilitasi tranportasi perusahaan travel dari kayangan menuju Mataram sebesar Rp 50.000/orang.

Tak ada yang salah dengan tarif yang di berikan kapal cepat tersebut. Namun di sisi lain, terkadang ada sedikit kejanggalan yang dirasakan anak Desa yang hendak menyebrang menggukana kapal cepat tersebut.

Yang menjadi kemirisan dari fasilitas yang didapatkan anak Desa yang hendak ke Kota untuk melakukan kebaikan, tidak di tunjang dengan kesempatan yang sama dengan kelauarga yang bekerja di PT. AMNT, salah satu contoh di saat anak-anak Desa tadinya yang ingin ke Kota untuk melakukan kebaikan harus berusahan sendiri secara mandiri tanpak ditunjang dengan fasilitas seperti yang didapatkan oleh anak-anak yang orang tuanya bekerja di tambang.

Solusi 

 

Baca Juga :


Untuk memberikan kesempatan yang sama bagi anak desa. Baik yang orang tuanya bekerja di tambang maupun anak desa yang tidak memiliki saudara yang bekerja di tambang AMNT, seperti halnya anak-anak desa yang orang tuanya bekerja di tambang fasiltas kapal cepat gratis,, bila perlu perusahan-perusahaan subkontraktor yang berada di desa memberikan semacam penghargaan bagi anak-anak muda desa yang ingin ke kota untuk melakukan kebaikan. Agar anak-anak desa termotivasi melakukan hal-hal kebaikan.

Kenapa perusahan-perusahaan tersebut harus memberikan penghargaan, karena perusahaan tersebut pasti dan pasti akan meninggalkan desa. Jangan sampai perusahaan tersebut hanya datang mengambil keuntungan semata di desa, sementara anak-anak yang ada di desa tidak di berdayakan. Anak-anak desa merupakan generasi penerus yang ada di desa.

Jika bukan anak desa siapa lagi yang akan meneruskan kiprah yang ada di desa, sehingga anak-anak mudah bisa berdaya untuk mencapai tujuannya. []

 



 
alimuddin

alimuddin

Alimuddin, tinggal di Desa Benete Kecamatan Maluk. Desa yang akan menjadi Kawasan Industri di Kabupaten Sumbawa Barat. Bagi yang ingin berbagai pengalaman mengenai tulisan bisa di WA 081337306353

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan