logoblog

Cari

Tutup Iklan

Humas Harus Cepat Tanggap Dalam Setiap Kejadian

Humas Harus Cepat Tanggap Dalam Setiap Kejadian

Mataram, Inmas_ PLT Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Jaelani menyampaikan Materi tentang Kebijakan Kakanwil Dalam Pembinaan Kehumasan

Pelayanan Publik

H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
30 Maret, 2017 12:55:20
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 6386 Kali

Mataram, Inmas_ PLT Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Jaelani menyampaikan Materi tentang Kebijakan Kakanwil

Dalam Pembinaan Kehumasan yang dilaksanakan di Hotel Lombok Plaza Mataram pada hari Kamis, tanggal 23/03/2017 yang lalu. Dalam penyampaian materinya H. Jaelani memberikan arahan bahwa masyarakat atau publik saat ini sangat membutuhkan informasi-informasi terkini yang akurat dan terpercaya .

Humas memiliki suatu fungsi untuk memberikan informasi-informasi yang dibutuhkan publik dan menilai sikap publik dalam hal pemberitaan yang disampaikan guna kemajuan lembaga itu sendiri. Humas diharapkan memiliki kemampuan komunikasi yang baik guna menetralisir agar bagaimana komunikasi tersebut tidak sampai menyinggung orang lain.

Dalam menyampaikan informasi harus dipilah mana yang sebaiknya disampaikan dan mana yang tidak perlu untuk disampaikkan, intinya cukup menyampaikan point-pointnya saja dan berita tersebut tepat sasarannya. Lebih lanjut dikatakan bahwa Humas harus dapat menjadi suatu wadah menyimpan semua informasi untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi, dan bagi siapa saja yang ingin mendapatkan informasi tidak perlu mencari ke masing-masing bidang cukup dibagian Humas untuk memperoleh semua informasi yang dibutuhkan.

H. Jaelani berharap bagaimana caranya agar Humas dapat membangun kesan kepada publik bahwa Humas merupakan tempat berbagai informasi yang diperlukan sehingga masyarakat tidak direpotkan lagi dengan mencari informasi kesana kemari cukup mereka menghubungi Humas maka semua informasi yang dicari dan dibutuhkan dapat mereka peroleh.

Humas merupakan bagian terdepan dari sebuah organisasi/pun instansi pemerintahan. Harapan H. Jaelani selanjutnya terhadap Humas yang ada di Kabupaten/Kota agar dapat lebih berfungsi dan berjalan dengan baik serta lebih optimal lagi dengan cara aktif membuat dan mengakses berita-beritanya tentang segala kegiatan yang akan dilakukan , sedang dilakukan, maupun yang telah dilakukan ke Website Kanwil Kementerian Agama, sehingga masyarakat bisa melihat informasi-informasi penting yang ada dalam website Kanwil Kemenag Prov.NTB

Hal ini terkait dengan UU No. 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Sudah saatnya ada keterbukaan informasi di era globalisasi saat ini. Segala sesuatu harus diinformasikan, diperdengarkan, diperlihatkan kepada publik, tidak ada yang perlu untuk ditutup-tutupi. Disinilah Humas berfungsi harus pandai-pandai memilah informasi apa saja yang patut dan tidak patut untuk ditampilkan sehingga tidak menimbulkan ketersinggungan disalah satu fihak.

 

Baca Juga :


Selanjutnya dikatakan H. Jaelani masih dengan keterkaitan keterbukaan informasi publik bahwa pemerintah disini berupaya untuk memberikan informasi-informasi tentang program-program yang dilakukan kepada semua warga negaranya. Masyarakat saat ini dapat mengetahui rencana-rencana dalam membuat kebijakan publik, begitu pula dengan program-program pemerintah setiap tahunnya, termasuk susunan Dirjen maupun susunan pemerintahan di Pusat.

Oleh karena itu untuk Kementerian Agama Kabupaten/Kota diharapkan aktif memberikan informasi-informasi tentang berbagai kegiatannya. Hal ini bisa diakses ke Pusat dan menjadi penilaian tersendiri bagi pemerintah Pusat terhadap website Kanwil Kemenag Prov. NTB dan secara tidak langsung dapat menaikkan rating Kanwil Kemenag Prov.NTB di tingkat Pusat dalam hal pemberitaan, maka H. Jaelani berharap untuk aktif membuka Website sehingga bisa melihat informasi apa saja yang tampil termasuk peran Humas dalam mengoptimalkan semua informasi publik.

Untuk keterbukaan informasi publik diharapkan partisipasi masyarakat , masukan-masukan positif dan peran aktif masyarakat dalam proses kebijakan publik yang mungkin belum diakses atau belum diakomodir dalam program Kanwil Kemenag maupun Kabupaten/Kota sebagai bahan untuk membuat dan mengambil kebijakan publik dan pengelolan badan publik yang benar.

Diakhir penyampaian materinya H. Jaelani menyinggung sedikit tentang KIP dimana tujuan dari KIP adalah mewujudkan penyelenggara Negara yang baik , transparan, efisiensi, dan akuntabel sehingga bisa dipertanggung jawabkan, kemudian paradigma tentang humas yaitu humas disini harus mencari informasi-informasi baru baik secara eksternal maupun internal yang tepat dan akurat, dan ditekankan agar setiap kegiatan sebaiknya di uploude dan di ekspose sebagai bahan pemberitaan / informasi yang harus diketahui publik.

Selain hal tersebut Humas disini juga harus mengetahui dan cepat tanggap dalam merespon kejadian disetiap wilayahnya masing-masing. Dan bagi masyarakat yang ingin bertemu pimpinan maka cukup melalui Humas dan ditangani oleh Humas dalam penyelesaiannya, demikian tandas H. Jaelani PLT Kanwil Kemenag Prov. NTB yang diusia paruh bayanya ini masih terlihat muda dan tampan mengakhiri materinya. () -03



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan