logoblog

Cari

Tutup Iklan

Jemput Bola Kadis Dukcapil Kabupaten Bima

Jemput Bola Kadis Dukcapil Kabupaten Bima

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bima, Drs. Sirajudin AP, MM, kaget saat tahu, ternyata warga yang tinggal di

Pelayanan Publik

KM. Jompa Mbojo
Oleh KM. Jompa Mbojo
20 Mei, 2015 20:13:56
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 11666 Kali

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bima, Drs. Sirajudin AP, MM, kaget saat tahu, ternyata warga yang tinggal di desa terpencil banyak yang belum punya KTP Eleketronik (KTP-el).

Fakta ini, kata Sirajudin, ia dapat saat mendampingi kunjungan kerja Bupati Bima ke Desa Karampi Kecamatan Langgudu, Minggu (17/05). Ia menuturkan banyak sekali warga yang mengeluh kesulitan membuat KTP-el. Setelah didalaminya bersama Tim, ia dapatkan angka yang cukup mengejutkan. Dari 1800 warga Karampi, hanya sekitar 10-20 porsen saja yang sudah mengantongi KTP-el.

Tak menunggu lama, sebagai orang yang paling bertanggung jawab terkait masalah kependudukan. Sirajudin langsung membentuk Tim. Senin (18/05), sehari usai kunjungan kerja bersama Bupati. Ia pun turun langsung bersama Timnya ke Karampi untuk mendatangi warga dan membuatkan KTP-el mereka.

Tak tanggung-tanggung, Tim yang ia bentuk diharuskannya menginap di desa yang relatif terpencil tersebut. “Tim akan tetap berada di Karampi, sampai semua warga yang berhak akan mendapatkan KTP-el mereka,” tekad Sirajudin kepada Jompa Mbojo saat berbincang di ruang kerjanya, Rabu (20/05).

Terhitung sudah 3 hari ia bersama Timnya turun membantu warga. Alhasil, setelah melewati proses verifikasi, sebanyak 189 orang warga Karampi akan dicetak KTPnya pada Rabu (20/05) ini. Sementara yang lainnya masih dalam proses. “Yang pasti kita akan membantu membuat KTP-el warga Karampi hingga tuntas,” pungkas mantan aktivis HMI era 80-an ini.

“Sepanjang masyarakat membutuhkan KTP-el, saya akan turun. Kasihan penduduk terpencil yang harus mengeluarkan biaya transportasi hingga ratusan ribu rupiah untuk membuat data kependudukan” Imbuh Sirajudin, yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) ini.

Setelah di Kecamatan Langgudu tuntas, kata dia, ia bersama timnya dengan membawa misi yang sama telah membidik Kecamatan Sape dan Tambora sebagai tujuannya.

 

Baca Juga :


Melihat kinerja Kadis Dukcapil Kabupaten Bima bersama timnya ini, telah menghapus pretensi buruk kinerja Dinas Dukcapil yang selama ini kerap disorot publik dan media massa sebagai “lahan basah” Pungli. Sirajudin ingin memperlihatkan kepada masyarakat, bahwa membuat data kependudukan itu tidaklah sulit secara birokrasi, dan juga gratis! Sirajudin yang telah 6 tahun menjabat sebagai Kadis ini, dengan metode “Jemput Bola”nya dalam bekerja, ingin menepis anggapan keliru terkait rumit dan mahalnya biaya pembuatan dokumen kependudukan.

Lebih-lebih sejak diberlakukannya UU Nomor 24 Tahun 2013 Tentang Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. Paradigma pelayanan publik di dinas Dukcapil berubah total.  Dalam salah satu pasalnya, Dinas Dukcapil diharuskan menjadi pihak yang lebih aktif. Artinya, jika dulu, untuk membuat KTP misalnya,  masyarakat yang aktif mendatangi kantor Dinas Dukcapil. Tapi kini masyrakatlah yang didatangi oleh pihak dinas untuk melayani pembuatan KTP.

Untuk mendukung penerapan UU Nomor 24 Tahun 2013 ini, pada 21 April lalu, kata Sirajudin, telah diluncurkan 1 unit mobil pelayanan keliling milik Dukcapil, guna melayani pembuatan KTP secara online. “Hingga kini mobil keliling itu masih aktif jalan. Satu-satunya di Indonesia. Di daerah lain memang ada mobil sejenis, tapi yang sudah dimodifikasi (untuk optimalkan layanan, red) hanya kita yang punya,”  bangganya, sambil memperlihatkan foto-foto mobil dimaksud, lewat layar smartphonenya.

Satu langkah maju yang dilakukan oleh Kadis Dukcapil ini memang patut diacungi jempol. Wajar kiranya jika ada rumor yang berhembus, kalau Sirajudin ini dibidik sebagai wakil oleh salah satu Bakal Calon Bupati Bima. (Adn) - 05



 
KM. Jompa Mbojo

KM. Jompa Mbojo

Komunitas Kampung Media pertama yang dibentuk di Kabupaten Bima. Meraih Penghargaan untuk Kategori “The Best Promotor”, dan juga dinobatkan sebagai DUTA INFORMASI Pada Jambore Kampung Media NTB (15/9/2012). Follow kami di twitter > @Jompa_Mbojo

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan