logoblog

Cari

PNS Kemenag Sumbawa Bebas Narkoba

PNS Kemenag Sumbawa Bebas Narkoba

Sumbawa Besar, Inmas MAN 1 Sumbawa PNS Kemenag Sumbawa Bebas Narkoba Pengertian narkoba adalah zat kimia yang dapat mengubah keadaan psikologi

Pelayanan Publik

H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
06 Januari, 2015 12:48:56
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 8427 Kali

Sumbawa Besar, Inmas MAN 1 Sumbawa PNS Kemenag Sumbawa Bebas Narkoba Pengertian narkoba adalah zat kimia yang dapat mengubah keadaan psikologi seperti perasaan, pikiran, suasana hati serta perilaku jika masuk ke dalam tubuh manusia baik dengan cara dimakan, diminum, dihirup, suntik, intravena, dan lain sebagainya Jenis-jenis Narkoba Narkoba dibagi dalam 3 jenis yaitu Narkotika, Psikotropika dan Zat adiktif lainnya. Penjelasan mengenai jenis-jenis narkoba adalah sebagai berikut: 1. Narkotika Menurut Soerdjono Dirjosisworo mengatakan bahwa pengertian narkotika adalah “Zat yang bisa menimbulkan pengaruh tertentu bagi yang menggunakannya dengan memasukkan kedalam tubuh. Pengaruh tersebut bisa berupa pembiusan, hilangnya rasa sakit, rangsangan semangat dan halusinasi atau timbulnya khayalan-khayalan. Sifat-sifat tersebut yang diketahui dan ditemukan dalam dunia medis bertujuan dimanfaatkan bagi pengobatan dan kepentingan manusia di bidang pembedahan, menghilangkan rasa sakit dan lain-lain. Narkotika digolongkan menjadi 3 kelompok yaitu : • Narkotika golongan I adalah narkotika yang paling berbahaya. Daya adiktifnya sangat tinggi. Golongan ini digunakan untuk penelitian dan ilmu pengetahuan. Contoh : ganja, heroin, kokain, morfin, dan opium. • Narkotika golongan II adalah narkotika yang memiliki daya adiktif kuat, tetapi bermanfaat untuk pengobatan dan penelitian. Contoh : petidin, benzetidin, dan betametadol. • Narkotika golongan III adalah narkotika yang memiliki daya adiktif ringan, tetapi bermanfaat untuk pengobatan dan penelitian. Contoh : kodein dan turunannya. • 2. Psikotropika • .Faktor Penyebab Penyalahgunaan Narkoba Faktor penyebab penyalahgunaan narkoba dapat dibagi menjadi dua faktor, yaitu : Faktor internal yaitu faktor yang berasal dari dalam diri individu seperti kepribadian, kecemasan, dan depresi serta kurangya religiusitas. Kebanyakan penyalahgunaan narkotika dimulai atau terdapat pada masa remaja, sebab remaja yang sedang mengalami perubahan biologik, psikologik maupun sosial yang pesat merupakan individu yang rentan untuk menyalahgunakan obat-obat terlarang ini. Anak atau remaja dengan ciri-ciri tertentu mempunyai risiko lebih besar untuk menjadi penyalahguna narkoba. . 2.Faktor eksternal yaitu faktor yang berasal dari luar individu atau lingkungan seperti keberadaan zat, kondisi keluarga, lemahnya hukum serta pengaruh lingkungan. Faktor-faktor tersebut diatas memang tidak selau membuat seseorang kelak menjadi penyalahgunaan obat terlarang. Akan tetapi makin banyak faktor-faktor diatas, semakin besar kemungkinan seseorang menjadi penyalahgunaan narkoba. Hal ini harus dipelajari Kasus demi kasus. Faktor individu, faktor lingkungan keluarga dan teman sebaya/pergaulan tidak selalu sama besar perannya dalam menyebabkan seseorang menyalahgunakan narkoba. Karena faktor pergaulan, bisa saja seorang anak yang berasal dari keluarga yang harmonis dan cukup kominikatif menjadi penyalahgunaan narkoba. Berdasarkan surat dari Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia Kabupaten Sumbawa Barat tanggal, 31 Desember 2014 nomor : B/274/XII/2014/BNNK perihal Hasil Test Urine PNS Kemenag Kabupaten Sumbawa bahwa : 1. Dasar a. Undang Undang No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika b. Peraturan Presiden No.23 Tahun 2010 tanggal, 12 April 2010 tentang Badan narkotika Nasional c. Peraturan Kepala Badan Narkotika Nasional Nomor : per/04/V/2012/BNN tanggal 12 Mei 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Narkotika Propinsi dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota. d. Surat Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa Nomor : Kd.19.04/1/KP.06/4502/2014 tanggal 29 Desember 2014, perihal Test Urine PNS Kemenag Kabupaten Sumbawa. e. Surat Kepala BNN Sumbawa Barat tanggal,nomor : B/271/XII/2014/BNNK tanggal 30 Desember 2014,perihal pelaksanaan Test Urine. 2. Menindak lanjuti hasil Test Urine yang dilaksanakan oleh Tim BNN Kabupaten Sum bawa Barat pada tanggal 31 Desember 2014 dengan jumlah peserta sebanyak : 111 orang Pegawai Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, dengan ini disampaikan bahwa keseluruhan sampel urine menunjukkan hasil yang negative (-) atau dinyatakan bebas dari penyalahgunaan Narkoba. 3. Dari jumlah PNS Kemenag dengan jumlah 490 orang ini tersebar berada di Madrasah jadi masih ada 379 pegawai yang belum test urine karena pada saat pemeriksaan urine PNS guru sedang libur ,jadi kedepan masih ada test urine bagi yang belum mendapat pemeriksaan…jk… [] - 01

 

Baca Juga :




 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan