logoblog

Cari

Bupati Dompu Apresiasi Seminar Pers

Bupati Dompu Apresiasi Seminar Pers

KM Manggelewa -  wartawan diminta tidak beritikad buruk terhadap narasumber pemberitaan. Karena jika beritikad buruk, maka akan terjadi pelanggaran kode etik

Pelayanan Publik

KM. Manggelewa
Oleh KM. Manggelewa
07 November, 2014 22:02:08
Pelayanan Publik
Komentar: 0
Dibaca: 6586 Kali

KM Manggelewa -  wartawan diminta tidak beritikad buruk terhadap narasumber pemberitaan. Karena jika beritikad buruk, maka akan terjadi pelanggaran kode etik jurnalistik.
Hal tersebut, diungkapkan Wakil Ketua Dewan Pers RI, Margiono saat menghadiri kegiatan seminar tentang Pers kekinian yang diselenggarakan PWI Perwakilan Dompu di gedung PKK, Selasa (4/11) kemarin.
          Dikatakan, meski wartawan memiliki tulisan bagus, namun jika tidak didasari itikad baik, maka hasil karya jurnalis tidak akan professional. ‘’Itikad buruk seorang wartawan akan muncul dari kualitas pemberitaan,” katanya. 
Biasanya kata dia, narasumber yang dibenci selalu dimunculkan dengan sisi negatif. ‘’Karena memiliki itikad buruk terhadap narasumber, bukan hanya berita buruk yang muncul. Tetapi, berita yang seharusnya baik justru dimunculkan dengan sisi negatif. Prilaku semacam ini merupakan pelanggaran dasar kode etik jurnalistik,” ungkap Margiono.

Margiono juga berharap agar hasil karya jurnalistik wartawan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Untuk memberikan dampak positif, wartawan harus secara teratur menghasilkan karya jurnalistik. ‘’Supaya teratur, maka wartawan harus bekerja di perusahaan penerbitan yang teratur juga. Kalau penertiban tidak teratur, maka sangat kecil bagi wartawan untuk memberikan sumbangsih kepada masyarakat,” katanya.

Wartawan juga diharapkan tidak hanya rajin melakukan peliputan dan wawancara. Namun wartawan harus memiliki karya jurnalistik yang bisa dipertanggungjawabkan. ‘’Kalau setiap hari tugasnya hanya wawancara tanpa ada berita, maka wartawan itu tidak bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tuturnya.


Selain itu, wartawan juga diharapkan untuk bekerja di perusahaan pers yang berbadan hukum. Karena jika bekerja di perusahaan yang tak berbadan hukum, maka yang bersangkutan tidak bisa disebut sebagai Pers. ‘’Bagi perusahaan yang belum memiliki badan hukum, kita harapkan untuk segera mengurus badan hukum. Sehingga bisa masuk dalam jaringan perusahaan-perusahaan Pers yang terdaftar secara resmi,” katanya.


Pengurusan badan hukum penting, supaya Dewan Pers dapat melakukan advokasi dan pendampingan ketika wartawan maupun perusahaan Pers menghadapi permasalahan hukum. ‘’Inilah pentingnya bekerja diperusahaan Pers yang berbadan hukum,” ujarnya.
Disamping itu, Margiono yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PWI Pusat ini meminta, agar wartawan terampil dalam menyajikan pemberitaan. ‘’Dalam menyajikan berita wartawan harus mengenali potensi-potensi daerah dan fakta-fakta yang terjadi secara baik. Sehingga, pemberitaan dilakukan dengan professional,” katanya. 

 

Baca Juga :


Dalam urusan mengeritik, wartawan tidak dibatasi. Bahkan, wartawan dituntut untuk lebih kritis terhadap sebuah persoalan. Namun, persoalan yang dikritik harus dipahami secara detail. ‘’Kalau wartawan tidak paham dengan persoalan, maka tidak akan bisa mengeritik dengan baik,” ungkapnya.        

Sementara itu, Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin sangat mengapresiasi kegiatan seminar Pers yang diadakan PWI Perwakilan Dompu ini. Seminar ini diharapkan, akan meningkatkan kualitas wartawan dalam menulis berita. ‘’Kita sangat mendukung upaya peningkatan kualitas jurnalis,” ujarnya.

Sedangkan ketua PWI Dompu H Abdul Muis menyatakan secara tegas menolak keberadaan wartawan yang bermental penjahat. Karena itu bila menemukan wartawan seperti itu diharapkan segera melapor kepada aparat yang berwajib. 'Kita sangat mendukung bila ada wartawan yang berbuat kriminal supaya diproses hukum,' tandasnya. opick [] - 05



 
KM. Manggelewa

KM. Manggelewa

Nama ; Opick Manggelewa Alamat : Manggelewa - Dompu - NTB Kordinator Kampung media manggelewa - dompu - NTB 081 337 202 155 Email kampungmedia_manggelewa@yahoo.com opick_manggelewa@yahoo.co.id. opik.manggelewa@gmail.com

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan