logoblog

Cari

Jalan Sering Macet, Muspika Tertibkan Pasar

Jalan Sering Macet, Muspika Tertibkan Pasar

KM, Sarei Ndai.- Jajaran pemerintah kecamatan woha kabupaten bima nusa tenggara barat menertibkan pasar tradisional tente-woha tadi pagi. Penertiban dilakukan di sepanjang

Pelayanan Publik

KM Sarei Ndai
Oleh KM Sarei Ndai
26 Oktober, 2014 06:52:44
Pelayanan Publik
Komentar: 3
Dibaca: 7037 Kali

KM, Sarei Ndai.- Pedagang yang menumpuk depan pintu masuk pasar sering mengakibatkan jalan macet dan mengganggu lalulintas. Jajaran Pemerintah Kecamatan Woha Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat menertibkan pasar tradisional Tente-Woha, Sabtu 25/10. Penertiban dilakukan di sepanjang jalan pinggir pasar dan areal terminal tente. Itu juga dilakukan untuk membangun kebersihan pasar dan terminal berikut ketertiban dalam berjualan.

Pantauan KM Sarei Ndai, Penertiban pasar dan terminal ini langsung di pimpin oleh Camat Woha Drs Dahlan dan didampingi oleh Kepala Pasar Agusalim S.Sos. Penertipan juga dibantu langsung dari aparat kepolisian, Tentara Nasional Indonesia dan Polisi Pamong Praja.

Dalam penertiban pasar tersebut, kebanyakan yang ditertipkan adalah para pedagang sayur mayur. Seperti pedagang tomat, kangkung dan lain-lain. Biasanya pedagang ini selalu mengambil kesempatan dipinggir jalan tepatnya depan pintu masuk pasar tradisional tente-woha.

Kebiasaan mangkal di pintu masuk para pedagang sayur mayur ini supaya dagangannya cepat laku. Namun tidak memikirkan dampak kemacetan kerugian para pedagang lain yang ada didalam pasar. Penertiban ini juga agar para pedagang sayur mayur tersebut bisa memasuki los pasar yang sudah disediakan oleh pemerintah, berikut hal itu dilakukan maka kondisi pasar tersebut akan terlihat indah dan tertib.

 

Baca Juga :


Kata camat penertiban ini juga dilakukan, disebabkan banyaknya keluhan dari masyarakat tentang sembrautnya pasar tradisional tente-woha, dimana para pedagang banyak memasang terpal dan menggunakan badan jalan sebagai alternatif meletakkan barang dagangannnya.

Selain itu, penertiban yang dilakukan saat ini, dalam rangka mewujudkan ketertiban dan kenyamanan seluruh warga baik pedagang, pengguna jalan, maupun seluruh warga itu sendiri, oleh sebab itu, sebelum penertiban dilakukan, terlebih dahulu diberitahukan dan diberi arahan kepada setiap pedagang untuk tidak menjual barang dagangannya melebihi tempat atau kapasitas yang telah disediakan.(Andre) - 01



 

Artikel Terkait

3 KOMENTAR

  1. KM LENGGE

    KM LENGGE

    30 Oktober, 2014

    MASUKAN YG BAIK AGAR KITA LEBIH BAIK..... KADANG_KADANG KETEGASAN PEMERINTAH DAN APARAT JUGA PERLU KARENA KADANG-KADANG MASYARAKAT BANDEL DENGAN ATURAN YG TELAH ADA.....


  • KM Kaula

    KM Kaula

    27 Oktober, 2014

    hampir di serata tempat, bahwa di setiap pasar pasti macer pada setiap hari pasar, sehingga semestinya pemerintah harus memikirkan supaya di setiap pasar di bikinkan jalur alternative dan dibikinkan penyeberangan layang.


  • Kampung Media

    Kampung Media

    26 Oktober, 2014

    DISARANKAN: Perhatikan penggunaan HURUF BESAR pada pemberian nama. Hindari pnggunaan kata "TADI PAGI" dll, gunakan langsung tanggal peristiwa. YANG TERPENTING adalah cantumkan nama KOORDINATOR dan anggota Kampung Media serta alamat email dan NOMOR KONTAK, agar mudah dihubungi pembaca dan ADMIN. Terimakasih


  •  
     

    TULIS KOMENTAR

    Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
     
    Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
     
    Tutup Iklan